Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Kuliner khas Bengkulu, Perut Punai produksi Jaya Rasa Bengkulu, mendapat pesanan awal sebanyak 500 buah dari calon pembeli asal Afrika dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, Minggu (23/8/2026). Pesanan tersebut membuka peluang bagi produk kuliner daerah untuk memperluas pasar hingga mancanegara.

Pesanan itu diperoleh melalui agenda temu bisnis (business matching) yang mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) daerah dengan calon mitra bisnis internasional. Kegiatan tersebut difasilitasi Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan daerah.
Pemilik Jaya Rasa Bengkulu sekaligus Ketua HIPMI Culinary Bengkulu, M. Rofiq Akbar, mengatakan akses terhadap pasar internasional menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan UMKM daerah.
Menurut dia, pertemuan langsung dengan calon pembeli melalui agenda business matching memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus mengetahui kebutuhan pasar luar negeri.
Perut Punai menjadi salah satu produk unggulan Jaya Rasa Bengkulu yang dibawa dalam ajang promosi tersebut. Produk kuliner khas Bengkulu itu mendapat perhatian dari calon pembeli pasar Afrika hingga menghasilkan permintaan awal sebanyak 500 buah.
Jaya Rasa Bengkulu merupakan salah satu UMKM binaan Bank Indonesia Bengkulu. Melalui pembinaan dan pendampingan, UMKM tersebut mendapat dukungan dalam pengembangan kapasitas usaha, peningkatan standar produk, promosi, serta perluasan akses pasar.
Rofiq mengatakan upaya memperluas pasar tidak hanya berkaitan dengan peningkatan penjualan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk dan identitas kuliner Bengkulu kepada masyarakat internasional.
Permintaan 500 buah dari calon pembeli Afrika tersebut menjadi peluang awal bagi Jaya Rasa Bengkulu untuk mengembangkan pasar Perut Punai ke luar negeri. Capaian itu sekaligus menunjukkan potensi produk kuliner daerah untuk bersaing di pasar internasional apabila didukung peningkatan kualitas dan kesiapan produksi.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan