Magelang, Berita Merdeka Online -Kapolresta Magelang Hadiri Andong Nyawiji .Bendera Merah Putih 1.000 Meter Dibentangkan di Gunung AndongPolres Magelang-Polda Jateng | Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter diturunkan dari kawasan Gunung Andong dan disambut masyarakat di Basecamp Pendem, Dusun Pendem, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang.m

Kegiatan bertajuk Andong Nyawiji #5 tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain penurunan dan penyambutan Bendera Merah Putih Sapta Arga Cakra Nagari, kegiatan juga diisi pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter atau Sang Ratih Sri Buara.

Kegiatan berlangsung di area parkir Basecamp Gunung Andong via Pendem pada Minggu (23/8/2025) mulai pukul 09.00 hingga 11.45 WIB.

Sejumlah unsur pemerintahan, aparat keamanan, pengelola basecamp, pendaki, relawan, pecinta alam, tokoh masyarakat hingga warga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Hadir di antaranya Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri, S.I.K., Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi, S.E., S.I.K., M.M., M.I.K. beserta jajaran, Wakapolres Magelang Kota Kompol Eka Yuniastuti, anggota DPRD Kabupaten Magelang Budiyono, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Agus Rozali, Camat Ngablak Ika Ajeng S. Baruni, S.Stp., M.M., Kapolsek Ngablak AKP Pramono Abdi Wibowo, S.Pd., M.H., serta Pj Kepala Desa Girirejo Sutarno.

Bendera 1.000 Meter Dibentangkan

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Bendera Merah Putih Sapta Arga Cakra Nagari. Selanjutnya dilakukan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter Sang Ratih Sri Buara.

Suasana semakin semarak saat seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari Soreng SWS dari Desa Bandungrejo.

Andong Nyawiji #5 menjadi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme sekaligus mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan berbagai unsur pemerintahan dan komunitas yang berkegiatan di kawasan Gunung Andong.

Kepala Dusun Pendem, Muh Solikhin, mengatakan kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memupuk rasa nasionalisme dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI.

“Perlu kami sampaikan bahwa kegiatan Andong Nyawiji #5 ini bertujuan untuk silaturahmi dan memupuk rasa nasionalisme dalam menyambut hari Kemerdekaan RI,” ujar Muh Solikhin.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkenalkan Gunung Andong lebih luas sehingga keberadaan destinasi pendakian tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Maksud dan tujuan Andong Nyawiji #5 ini juga untuk memperkenalkan Gunung Andong di kancah nasional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan Desa kami, dusun kami,” katanya.

Ia juga meminta dukungan berbagai pihak untuk pengembangan wisata pendakian Gunung Andong.

“Maka kami mohon kritik, saran, dukungan kepada segenap Bapak/Ibu demi kemajuan wisata pendakian Gunung Andong ini,” tuturnya.

Pemdes Girirejo Apresiasi Andong Nyawiji

Pj Kepala Desa Girirejo, Sutarno, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, Andong Nyawiji #5 merupakan salah satu bentuk kecintaan terhadap Tanah Air sekaligus menjadi kegiatan yang perlu dijaga keberlangsungannya.

“Kami pemerintahan Desa Girirejo mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini merupakan wujud kita dalam mencintai tanah air kita Indonesia,” ujar Sutarno.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat kegiatan tersebut.

“Mari kita jaga, kita rawat kegiatan ini. Semoga Desa Girirejo rukun sejahtera,” katanya.

Gunung Andong Miliki Empat Jalur Pendakian

Sementara itu, Camat Ngablak Ika Ajeng S. Baruni mengapresiasi pelaksanaan Andong Nyawiji #5. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Magelang dan Polres Magelang Kota yang turut hadir bersama masyarakat.

“Kami sampaikan bahwa pendakian Gunung Andong ini ada empat jalur pendakian, yaitu jalur Dusun Pendem, jalur Dusun Gogik, jalur Dusun Sawit dan terbaru jalur Dusun Temu, Desa Jogoyasan,” jelas Ika.

Ia berharap pengelolaan dan kegiatan di kawasan Gunung Andong ke depan dapat semakin baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Selain pengembangan wisata, Ika mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga kelestarian lingkungan Gunung Andong, terutama dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Terima kasih kepada semua relawan, masyarakat, yang telah ikut kegiatan membentangkan bendera di puncak Gunung Andong. Semoga dengan anugerah dari Allah atas alam Gunung Andong ini membawa dampak baik. Kita harus menjaga bersama agar tidak ada karhutla di wilayah Gunung Andong ini,” tegasnya.

Kapolresta Magelang Ajak Jaga Gunung Andong

Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri mengapresiasi kegiatan Andong Nyawiji #5 yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memiliki nilai nasionalisme, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat pemerintahan dan masyarakat.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia penyelenggara atas kegiatan Andong Nyawiji ini. Dengan kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antara jajaran aparat pemerintahan dengan masyarakat,” ujar Edy.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Girirejo.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membawa dampak baik buat warga masyarakat, terutama bagi warga masyarakat Desa Girirejo,” katanya.

Edy juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak yang beraktivitas di Gunung Andong untuk bersama-sama menjaga kawasan tersebut.

“Mari kita rawat, kita jaga, semoga tidak ada kebakaran di wilayah Gunung Andong,” tegasnya.

Jadi Simbol Nasionalisme dan Kepedulian Lingkungan

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tanda kehormatan kepada Bendera Merah Putih dan penyerahan piagam penghargaan.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa dan pemutaran film.

Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter menjadi simbol semangat nasionalisme masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Di sisi lain, kegiatan Andong Nyawiji #5 juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kelestarian Gunung Andong. Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, pengelola basecamp, relawan, pecinta alam, pendaki dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga kawasan tersebut tetap aman dan lestari.

Dengan empat jalur pendakian yang disebutkan, yakni Pendem, Gogik, Sawit dan Temu, Gunung Andong menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi wisata sekaligus membutuhkan perhatian bersama dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan. (Candra)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.