Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Kelangkaan BBM yang terjadi sejak subuh di Provinsi Bengkulu mulai terurai. Kapal tanker Pertamina yang membawa pasokan BBM tambahan telah bersandar di Pelabuhan Pulau Baai, pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 15.00 Wib
“Hal tersebut disampaikan Drs. H Sumardi, MM Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, berdasarkan informasi langsung dari General Manager (GM) Pertamina Patra Niaga Provinsi Bengkulu”.
BBM didatangkan dari Lubuk Linggau. Saya ulangi, didatangkan dari Lubuk Linggau mulai dari pagi tadi menuju Bengkulu, dan untuk sekarang sudah mulai proses pengisian, sampai Sumardi Ketua DPRD kepada media.
Ia menjelaskan, sesampainya di Pelabuhan Pulau Baai, kapal tanker langsung melakukan proses bongkar muat dan pengisian ke mobil tangki. Selanjutnya BBM akan didistribusikan ke seluruh SPBU dan agen retail Pertamina di Provinsi Bengkulu.

“Sehingga kelangkaan yang terjadi sudah mulai berkurang dan saat ini BBM sudah mulai didistribusikan ke SPBU-SPBU di Provinsi Bengkulu,” ujarnya.
Meski demikian, Sumardi mengakui antrean panjang di SPBU belum bisa langsung hilang. Dibutuhkan waktu untuk normalisasi distribusi ke seluruh kabupaten/kota.
“Antrean di SPBU-SPBU pasti masih panjang. Namun demikian, proses kelangkaan sudah mulai berkurang,” tambahnya.
Sebelumnya, sejumlah SPBU di Bengkulu mengalami antrean panjang dan keterlambatan pasokan selama beberapa hari terakhir. Pemprov Bengkulu bersama Pertamina Patra Niaga telah berkoordinasi untuk mempercepat penormalan stok.
Hingga berita ini diturunkan, Pertamina Patra Niaga terus memonitor pendistribusian BBM agar berjalan lancar dan tepat sasaran. (Yapp)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan