SEMARANG, Berita Merdeka Online — Komisi D DPRD Kota Semarang mendorong Pemerintah Kota Semarang segera merampungkan seluruh persiapan teknis maupun agenda menjelang pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.

MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang pada 12-19 September 2026. Komisi D DPRD Kota Semarang melakukan pengecekan langsung persiapan lokasi pembukaan di Lapangan Simpang Lima, Kamis (10/9/2026).

Pengecekan dipimpin Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Mualim bersama seluruh anggota Komisi D, didampingi Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang Elly Asmara dan perwakilan vendor.

Mualim mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan menjelang pembukaan MTQ Nasional berjalan sesuai agenda dan dapat terlaksana secara tertib.

“Yang jelas, dewan ingin memastikan seluruh persiapan bisa diselesaikan dengan segera karena dalam waktu dekat ini dihelat acara pembukaan dan dijadwalkan akan dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto di Simpang Lima,” kata Mualim.

Berdasarkan penyampaian Pemerintah Kota Semarang, lanjut dia, persiapan pelaksanaan MTQ Nasional saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Tinggal dilakukan penyelesaian sejumlah pekerjaan akhir sebelum acara pembukaan.

Karena waktu pelaksanaan semakin dekat, Mualim meminta berbagai persiapan yang belum tuntas segera dikebut agar tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan.

“Kami minta persiapan yang dirasa belum tuntas bisa dirampungkan, mengingat tinggal beberapa hari lagi. Kalau bisa dikebut agar selesai, sehingga acara sukses dan berhasil, ini sifatnya secepatnya harus diselesaikan,” ujarnya.

Selain kesiapan teknis, Komisi D juga menyoroti aspek penyambutan tamu dan peserta yang akan datang ke Kota Semarang. Salah satunya terkait belum terlihatnya spanduk atau baliho penyambutan di sekitar lokasi.

Menurut Mualim, ruang yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai potensi Kota Semarang kepada tamu dan peserta MTQ dari berbagai daerah.

“Dengan memanfaatkan ruang yang meski terbatas bisa memberikan promosi ataupun pengenalan potensi daerah, seperti berbagai wisata religi, UMKM, dan kuliner khas di Kota Semarang,” katanya.

Ia menilai MTQ Nasional bukan hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum untuk memberikan kesan positif terhadap Kota Semarang. Karena itu, aspek keamanan, kenyamanan, kebersihan, hingga pelayanan kepada tamu perlu menjadi perhatian.

“Jadi penting untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan memberi kesan kepada tamu bisa nyaman dan aman saat tinggal di Semarang. Karena kesan yang baik dan ramah salah satu menjadi indikator suksesnya acara,” jelasnya.

Mualim juga meminta kesiapan penyambutan tamu dalam jumlah besar diantisipasi sejak awal. Salah satunya dengan memastikan ketersediaan kantong parkir serta memberikan arahan kepada juru parkir agar melayani tamu dengan ramah.

Selain itu, kebersihan lingkungan dan keamanan selama rangkaian MTQ Nasional juga harus dijaga untuk mencegah munculnya persoalan yang dapat mengganggu kenyamanan peserta maupun tamu.

“Kalau tamu yang hadir dalam pembukaan banyak perlu diantisipasi, misalnya ketersediaan kantong parkir untuk tamu. Dan hal yang penting adalah memberikan jukir yang membantu parkir tamu untuk diberikan pesan agar membantu dengan ramah,” katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang berlangsung aman, nyaman, dan sukses sehingga dapat menjadi contoh bagi penyelenggaraan kegiatan serupa di daerah lain.

Selain agenda utama berupa perlombaan, rangkaian MTQ Nasional XXXI juga akan dimeriahkan berbagai kegiatan pendukung, di antaranya Pawai Ta’aruf kafilah, mini dugder, city tour, serta forum group discussion (FGD) atau seminar.(day)Komisi D DPRD Kota Semarang


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.