KOTA BEKASI, Berita Merdeka Online — Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Muhammad Dzul Azmi, S.Sos., M.Pd., mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas umum (fasum) serta fasilitas sosial (fasos) yang telah dibangun Pemerintah Kota Bekasi.

Menurut Azmi, fasilitas publik seperti taman, ruang terbuka hijau, bangku taman, lampu penerangan, hingga berbagai sarana pendukung lainnya merupakan bagian dari pelayanan publik yang manfaatnya diperuntukkan bagi masyarakat.

Karena itu, keberadaan fasilitas tersebut tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat sebagai pengguna juga memiliki peran penting dalam menjaga agar fasilitas publik tetap berfungsi dan tidak cepat mengalami kerusakan.

“Masyarakat jangan hanya menuntut pemerintah membangun dan memperbaiki fasilitas umum. Ketika fasilitas itu sudah dibangun dan bisa kita nikmati bersama, maka kita juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan merawatnya,” ujar Azmi.

M. Dzul Azmi mengajak masyarakat Kota Bekasi menjaga fasilitas umum dan fasilitas sosial.

 

Azmi menilai, pemeliharaan fasilitas publik perlu menjadi perhatian bersama karena pembangunan berbagai sarana tersebut menggunakan anggaran pemerintah yang pada dasarnya bersumber dari masyarakat.

Kerusakan akibat tindakan vandalisme, pencurian, pencoretan maupun penggunaan yang tidak bertanggung jawab pada akhirnya dapat mengurangi kualitas pelayanan publik dan merugikan masyarakat.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah tulisan “Candrabaga” di Plaza Candrabaga, yang belakangan menjadi sorotan di media sosial karena beberapa kali mengalami kerusakan atau kehilangan bagian tertentu.

Selain tulisan kawasan, sejumlah fasilitas pendukung seperti bangku di sekitar lapangan dan lampu penerangan juga dinilai perlu mendapatkan perhatian serta pengawasan bersama.

Azmi mengatakan, kerusakan fasilitas publik dapat diminimalkan apabila masyarakat memiliki kepedulian dan rasa memiliki terhadap lingkungan di sekitarnya.

Ia mengajak warga memulai kepedulian tersebut melalui tindakan sederhana, seperti tidak mencoret fasilitas, tidak merusak atau mengambil bagian fasilitas, membuang sampah pada tempatnya serta mengingatkan orang lain secara baik apabila melihat tindakan yang berpotensi merusak fasilitas umum.

“Lampu, bangku taman, tulisan nama kawasan, maupun fasilitas lainnya tentu tidak akan mudah rusak apabila kita bersama-sama memiliki kesadaran untuk menjaganya. Jangan sampai fasilitas yang baru dibangun atau diperbaiki, beberapa waktu kemudian sudah rusak kembali,” katanya.

Menurut Azmi, masyarakat juga tidak perlu membiarkan tindakan yang berpotensi merusak fasilitas publik. Apabila ditemukan persoalan yang membutuhkan penanganan pemerintah, warga dapat menyampaikannya melalui saluran pengaduan yang tersedia.

“Kalau kita melihat ada yang merusak, jangan hanya diam. Tegur dengan cara yang baik. Kalau memang membutuhkan penanganan pemerintah, laporkan. Fasilitas umum adalah milik bersama dan manfaatnya juga untuk kita bersama,” ujar Azmi.

Azmi berharap Pemerintah Kota Bekasi terus meningkatkan kualitas pembangunan sekaligus pemeliharaan fasilitas publik. Di sisi lain, ia mendorong masyarakat memperkuat kepedulian terhadap berbagai fasilitas yang telah disediakan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota tidak hanya dapat dilihat dari banyaknya fasilitas yang dibangun. Aspek pemanfaatan dan kemampuan masyarakat dalam merawat fasilitas tersebut juga menjadi bagian penting.

“Mari kita bangun Kota Bekasi bukan hanya dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan membangun kesadaran masyarakat. Karena kota yang maju bukan hanya kota yang memiliki fasilitas yang bagus, tetapi kota yang masyarakatnya mampu menjaga dan merawat fasilitas tersebut,” tuturnya.

Azmi mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Bekasi menjadikan fasilitas umum dan fasilitas sosial sebagai ruang bersama yang digunakan secara bijak serta dijaga keberlangsungannya.

“Rawat fasilitasnya, jaga lingkungannya, dan gunakan dengan bijak. Karena fasilitas publik adalah milik kita bersama, dan keberlangsungannya merupakan tanggung jawab kita bersama.”

Editor: H. Hermawan


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.