Jakarta, Beritemerdekaonline.com – Tokoh pers nasional Jakob Oetama tutup usia pada Rabu (09/9/2020), diusianya 88 tahun di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran, Jakarta Pusat. Jenazah disemayamkan di Rumah Duka, kantor Kompas Gramedia, Palmerah Selatan. Pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata, besok, Kamis (10/9/2020).

Kabar meninggalnya Jakob Oetama itu menjadi kabar duka bagi seluruh insan pers di Indonesia terutama bagi organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari mengatakan PWI sangat merasakan duka yang sangat mendalam atas meninggalnya Jacob Oetama.

“Pak Jakob Oetama adalah tokoh besar pers nasional. Mendirikan Kompas dengan PK Ojong, sampai menjadi media besar, adalah berkat ketauladanan pak Jacob,” ujarnya, Rabu (09/9/2020).

Lanjutnya, dia dikenal sebagai guru, bahkan ayah bagi karyawan, dan juga tauladan bagi kemanusiaan. Jacob Oetama pertama kali menduduki jabatan Sekretatis Jenderal di PWI Pusat (1965-1969), Anggota Dewan Penasehat PWI, Ketua Pembina Pengurus Pusat PWI (1973) serta Ketua Bidang Organisasi dan Manajemen bahkan Ketua Umum Serikat Penerbit Surat Kabar Indonesia (SPSI).

“Yacob Utama juga dikenal sebagai tokoh pers nasional yang selalu menghindari perdebatan dengan jalan tengah. Tulisan-tulisannya mencerminkan hal itu. Pengabdiannya pada organisasi juga konsisten. Bantuannya pada organisasi PWI sangat besar dengan selalu menempatkan orang-orangnya di PWI,” ungkap Atal.

“Semoga arwah beliau diterima di sisi tuhan yang maha esa. Sekali lagi selamat jalan pak Jakob Oetama,” tutupnya. (BM)