Jakarta – Koordinator Gerakan Aktifis AMPI Senior Golkar (GASGO) Drs Abdi Sahido mengatakan sebagaimana isu berkembang bahwasanya posisi Bambang Soesatyo atau Bamsoet sebagai Ketua MPR RI periode 2019-2024 adalah hasil negoisasi dengan Ketum Golkar Airlangga Hartato tidak benar, hal itu merupakan kepiawaian Bamsoet sebagai politikus Golkar.
“Engak ada itu, itu hanya basa-basi politik.Itu kelebihan Bamsoet, kemampuan Dia sebagai kader Golkar,” cibir Abdi, ketika dimintai keteranganya seputar isu mundurnya Bamsoet dari bursa Caketum Golkar setelah menduduki kursi Ketua MPR RI,
Apalagi selain Bamsoet, dua kader senior AMPI, kader terbaik Golkar, Indra Bambang Hutoyo dan Ridwan Hisyam bakal maju sebagai calon Ketua Umum Golkar.”Silahkan maju, siapa saja kader terbaik ya silakan.Tidak boleh dilarang atau ditahan, itu hak demokrasi mereka dan hak azasi mereka.”sebut Abdi, di acara Doa dan Zikir Untuk Kedamaian Indonesia, di rumah dinas Ketua MPR RI, Widya Chandra, Jakarta, Selasa (8/10/2019)
Tentunya, ketiganya merupakan kader terbaik Golkar dari AMPI, memiliki format politik masing-masing sesama kader Partai Golkar adalah dinamika politik, silahkan rebut 575 suara DPD I, DPD II dan Ormas.”Ketigannya silahkan bertarung dengan sehat, Partai Golkar tidak akan gagal fokus dalam menentukan kader terbaik.”tegas Senior AMPI, Abdi.
Dari kalangan muda dan saya sendiri sebagai koordinator GASGO mendorong ketiga kandidat Ketum Golkar dari kader AMPI itu terus maju pantang mundur,”Kalau ketiga kader AMPI sudah bergabung.Tiga kekuatan AMPI untuk membangun Golkar kedepan mengapa tidak, tinggal mereka atur saja mana yang pas,”tutup Abdi Sahido.(Fahrizal.S)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan