BANGKA, Beritamerdekaonline.com — Aktivitas penambangan bijih timah ilegal di Perairan Pulau Punai/ Batu Dinding Laut Mengkubung Belinyu kembali marak.
Pantauan tim Beritamerdekaonline.com, Sabtu (11/03/23), puluhan ponton tambang ilegal masih tersusun rapi di wilayah laut Mengkubung tersebut.
Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, bahwa adanya setoran dana pengamanan tambang ilegal ke oknum anggota APH.
Salah satu sumber yang minta namanya dirahasiakan menyebutkan, bahwa aktifitas tambang itu dikoordinir oleh Ayak, warga Belinyu.
“Itu lokasi masih didalam IUP PT Timah. Mereka bekerja ilegal tanpa CV dan main sistem koordinasi sama Oknum aparat BKO itu. “ujar Warga Belinyu berinisial G. Sabtu (11/03/23) malam.
Disamping itu, Ia juga membeberkan, adanya peran oknum anggota bertugas di PAMObvit yang diduga terlibat aktifitas ilegal tersebut.
“Ada jatah cantingan 3 mangkok pasir timah untuk oknum itu, karena oknum ini dulunya mengamankan aset di IUP PT Timah. Jadi koordinir bernama Ayak bekerjasama dengan Oknum berseragam coklat ini.” beber dia.
Sementara itu, Ayak saat dikonfirmasi melalui telepon aplikasi whatsapp Sabtu (11/03/23), pukul 22.00 WIB membenarkan bahwa dirinya mengkoordinir aktifitas tambang ilegal tersebut,
“Iya benar saya yang koordinir disana, sistemnya cantingannya ada jaga malam dan cantingan untuk teman BKO. Kalo ada razia nanti teman dari BKO ini yang kasih info. “ Ungkap dia. (TIM)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan