Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkulu Utara, dapat bantuan berupa Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia RI dalam mendukung Asta Cita presiden Prabowo menuju swasembada pangan di wilayah Bengkulu Utara.
Adapun Alsintan, bantuan yang tersalurkan sementara ini (bertahap- red) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI ke DTPHP Bengkulu Utara (BU) berupa traktor Crawler jenis traktor yang menggunakan roda rantai, atau mirip seperti tank sebanyak delapan unit, kemudian traktor roda empat sebanyak empat unit.
“Kepala DTPHP BU Abdul Hadi, S.Pt, MM kepada media ini membenarkan bahwasanya kita DTPHP mendapat bantuan sejumlah alat pertanian tersebut, untuk Alsintan bantuan dari Kementan RI posisinya ada di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) BU, dan siap disalurkan ke brigade pangan dimana brigade pangan ini kelompak yang bergerak dibidang pangan yang terbentuk dari Distan dan BRMP Bengkulu Perwakilan dari pusat.”

Asintan ini usulan dari Brigade Pangan (BP) petani milenial untuk cetak sawah, ratusan hektar di Pulau Terluar Kecamatan Enggano Bengkulu Utara, tentunya dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam menuju swasembada pangan, jelas Abdul Hadi Kadis DTPHP BU.
“Proses ini sebelumnya menginggat petani kita yang tergabung dalam kelompok dengan kondisi minim atau bisa dikatakan masih menggunakan alat yang adanya dan jauh ketinggalan dengan petani-petani modern di luar daerah sana. Jadi kelompok binaan atau Brigade Pangan inisiatif mengajukan proposal ke DTPHP BU kemudian kita menindak, dan selanjut proposal kita ajukan ke Kementerian melalui Provinsi.”
Untuk penyaluran secepatnyalah, sesambil kita masih menunggu berproses bantuan alat pertanian modern jenis-jenis lainnya yang belum turun atau belum tersalurkan dari pusat ke DTPHP BU, kita juga menunggu permohonan Bupati melalui Ketua DPD RI, terkait bantuan Alsintan yang juga sudah kita kirim. Diantaranya alat pemanen multi fungsi, alat penanam padi dan drone. Selanjutnya kita akan serah terimakan untuk diberikan kepada kelompok Brigade Pangan (BP), sampainya kembali, pada Rabu (12/11/2025).
Terakhir dirinya berharap bantuan Alsintan bisa secepatnya turun, menginggat petani di BU masih kekurangan/minim alat pertanian, dengan alat pertanian seadanya. Tentu harap kami disini alat-alat modern yang digunakan petani-petani diluar sana bisa juga kami peroleh, dengan peralatan modern bisa membuat pertanian lebih cepat, mudah, dan efisien, juga proses kerja jadi singkat, hasil lebih maksimal. Melalui proposal yang sebelumnya diajukan, saat ini DTPHP masih menunggu beberapa Alsintan modern yang masih berproses. Tutupnya. (Yapp)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan