Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) kembali menorehkan prestasi di sektor perbankan nasional dengan berhasil mempertahankan peringkat “idA” dengan prospek “stabil” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut berlaku untuk periode 10 Juni 2026 hingga 1 Juni 2027 dan menjadi indikator kuat atas kemampuan Bank Bengkulu dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang secara konsisten.
Keberhasilan mempertahankan peringkat tersebut mencerminkan fundamental bisnis Bank Bengkulu yang tetap terjaga di tengah dinamika industri perbankan. Penilaian itu sekaligus menunjukkan tingkat kepercayaan lembaga pemeringkat terhadap kinerja keuangan, tata kelola perusahaan, serta prospek pertumbuhan Bank Bengkulu ke depan.
Dalam laporan pemeringkatan terbarunya, Pefindo menilai Bank Bengkulu memiliki sejumlah faktor pendukung utama yang menjadi kekuatan perusahaan. Di antaranya adalah pangsa pasar yang kuat dan mengakar di Provinsi Bengkulu, tingkat permodalan yang sangat kuat, kualitas aset yang terjaga, serta kondisi likuiditas yang memadai dan stabil.
Direktur Utama Bank Bengkulu, H. Iswahyudi, menyambut positif hasil pemeringkatan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi Bank Bengkulu dalam menjaga kesehatan keuangan perusahaan sekaligus menjalankan tata kelola yang baik.
“Peringkat idA dengan prospek stabil dari Pefindo menjadi pengakuan atas komitmen Bank Bengkulu dalam menjaga kinerja keuangan yang sehat, memperkuat permodalan, serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Kami akan terus berupaya mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah,” ujar H. Iswahyudi, Senin (22/6/2026).
Ia menegaskan, hasil pemeringkatan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Bank Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat daya saing, serta menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha di Provinsi Bengkulu.
Menurut Pefindo, salah satu kekuatan utama Bank Bengkulu terletak pada “captive market” yang dimiliki di wilayah Bengkulu. Posisi tersebut memberikan keunggulan kompetitif karena Bank Bengkulu memiliki basis nasabah yang kuat, khususnya dari sektor pemerintahan daerah, aparatur sipil negara, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.
Selain itu, struktur permodalan yang kokoh menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas operasional perusahaan. Dengan modal yang kuat, Bank Bengkulu dinilai memiliki kapasitas yang memadai untuk mendukung ekspansi bisnis sekaligus mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin muncul di tengah perubahan kondisi ekonomi.
Pefindo juga memberikan penilaian positif terhadap kualitas aset Bank Bengkulu yang tetap terjaga. Kondisi tersebut menunjukkan kemampuan manajemen dalam mengelola portofolio pembiayaan secara hati-hati sehingga tingkat risiko kredit dapat dikendalikan dengan baik.
Di sisi lain, aspek likuiditas Bank Bengkulu juga dinilai berada pada level yang memadai. Kinerja operasional yang positif serta kemampuan perusahaan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan penerapan manajemen risiko menjadi faktor yang memperkuat posisi likuiditas bank.
Keberhasilan mempertahankan peringkat idA juga menjadi modal penting bagi Bank Bengkulu dalam memperkuat kepercayaan masyarakat, investor, serta para pemangku kepentingan. Peringkat tersebut memberikan sinyal bahwa Bank Bengkulu memiliki kemampuan yang kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang serta menjaga kesinambungan usahanya.
Di bawah kepemimpinan H. Iswahyudi, Bank Bengkulu optimistis dapat terus meningkatkan daya saing melalui pengembangan layanan perbankan yang inovatif, transformasi digital, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah. Perseroan juga berkomitmen memperluas kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan sektor produktif, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sinergi dengan pemerintah daerah.
Dengan fondasi permodalan yang kuat, kualitas aset yang sehat, serta likuiditas yang stabil, Bank Bengkulu optimistis mampu mempertahankan tren pertumbuhan positif pada tahun-tahun mendatang. Capaian peringkat idA dari Pefindo menjadi bukti bahwa Bank Bengkulu terus berkembang sebagai bank pembangunan daerah yang sehat, profesional, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat perannya sebagai motor penggerak perekonomian Provinsi Bengkulu.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan