SEMARANG, Berita Merdeka Online – Sepanjang bulan Ramadan, berbagai bazar marak digelar di Kota Semarang, salah satunya di Jalan Nogososro, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan.
Bazar ini menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi atas inisiatif para pelaku UMKM.
“Bazar ini menjadi ruang bagi UMKM untuk berkembang. Antusiasme masyarakat pun tinggi, terbukti dari ramainya kunjungan setiap harinya,” ujar Iswar saat meninjau lokasi pada Minggu (23/3).
Menurut Iswar, keberadaan bazar Ramadan ini sejalan dengan visi Wali Kota Semarang, Agustina, dalam memperkuat perekonomian berbasis masyarakat.
“Semakin banyak kegiatan semacam ini, semakin luas jangkauan pemasaran produk UMKM. Saya melihat masyarakat juga menyambut baik,” tambahnya.
Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Kita harus tetap menjaga lingkungan agar tetap bersih dan aman. Jangan sampai sampah berserakan karena ini bisa berkontribusi terhadap risiko banjir di wilayah Tlogosari,” tegasnya.
Camat Pedurungan, Moh. Agus Junaidi, yang turut mendampingi Iswar, juga menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi warga dalam bazar ini.
“Bazar ini sudah berjalan sejak awal Ramadan hingga penutupan nanti pada Selasa. Alhamdulillah, lebih dari 150 pelaku UMKM ikut serta dan mayoritas dagangan mereka laris terjual,” jelasnya.
Ke depan, Agus menuturkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar kegiatan serupa dapat lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Kami ingin bazar ini semakin tertata dan produknya lebih beragam sehingga bisa terus menarik minat masyarakat,” tambahnya.
Selain bazar Ramadan, Agus juga mengungkapkan rencana penyelenggaraan Car Free Day di Kelurahan Muktiharjo Kidul setiap Minggu usai bulan puasa.
Program ini diharapkan menjadi kesempatan baru bagi UMKM untuk memperluas pasar mereka.
Antusiasme warga terlihat dari respons positif yang diberikan. Elsa, salah satu warga setempat, mengaku senang dengan adanya bazar ini.
“Ini pertama kalinya dalam 21 tahun saya tinggal di sini ada bazar sebesar ini. Sangat membantu untuk mencari takjil dan kebutuhan berbuka,” ungkapnya.
Para pedagang pun merasakan manfaat dari kegiatan ini. Markinah, seorang pedagang ayam geprek, mengatakan bahwa pendapatannya meningkat selama bazar berlangsung.
“Alhamdulillah, penghasilan bertambah selama Ramadan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena sangat membantu kami, para pelaku UMKM,” tuturnya. (day)




Tinggalkan Balasan