Tolitoli, Berita Merdeka Online – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli menunjukkan respons cepat terhadap bencana kebakaran yang terjadi di dua lokasi terpisah di wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Pemerintah daerah melalui BPBD langsung terjun ke lapangan setelah menerima laporan insiden kebakaran yang melanda kawasan Pasar Sandana dan Tanjung Batu.

Kepala Pelaksana BPBD Tolitoli, Abdullah Haruna, bersama jajarannya, melakukan asesmen langsung ke lokasi guna mengidentifikasi kebutuhan mendesak korban dan memastikan penanganan kedaruratan berjalan optimal. “Asesmen awal telah kami lakukan dan bantuan darurat sudah kami salurkan,” ujar Abdullah Haruna pada Senin (19/5/2025).

Kebakaran pertama terjadi di Desa Sandana, Kecamatan Galang, yang mengakibatkan delapan kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Sementara peristiwa kedua melanda kawasan Tanjung Batu, tepatnya di depan Terminal Susumbolan, dan menghanguskan enam rumah yang dihuni tujuh KK.

Data Korban Terdampak:

Desa Sandana

1. Untung (45)
2. Hj. Nimang (68)
3. Ati (48)
4. Hj. Pada (70)
5. Ancu (35)
6. Hi. Tiro (69)
7. Hi. Amba (55)
Satu KK lainnya belum teridentifikasi

Tanjung Batu

Sarapah (67)
1. Hj. Farida (80)
2. Nirwati (42)
3. M. Said (80)
4. Kahar (60)
5. Oda (45)
6. Nasmir (50)

Bantuan yang disalurkan berupa bahan makanan pokok seperti beras, mi instan, air mineral, peralatan memasak, dan kebutuhan darurat lainnya. Penyaluran bantuan dilakukan untuk meringankan beban para korban, terutama dalam beberapa hari awal pascakebakaran.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu para korban dalam memenuhi kebutuhan harian sementara waktu,” tutur Abdullah yang akrab disapa Abydul.

Petugas BPBD Tolitoli menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran
BPBD Tolitoli salurkan bantuan darurat di lokasi kebakaran

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan peralatan listrik dan dapur. “Pastikan semua peralatan listrik dan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah. Kewaspadaan adalah langkah penting mencegah kebakaran,” tegasnya.

BPBD Tolitoli juga terus melakukan pemantauan di dua lokasi kebakaran dan menjalin koordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat pemulihan pascabencana. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan dan bantuan lanjutan kepada para korban hingga kondisi kembali stabil.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana dan sinergi antarinstansi dalam merespons kejadian darurat demi keselamatan warga. (Alm)