Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu bersama Yayasan Al-Maghfirah menyalurkan bantuan berupa bahan bangunan kepada korban kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu. Bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah.

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Kolaborasi tersebut juga melibatkan Yayasan Al-Maghfirah yang selama ini konsisten mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) yang bersumber dari karyawan BPJS Ketenagakerjaan serta masyarakat umum.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Ferama Putri, menyampaikan bahwa bantuan bagi korban kebakaran di Pengantungan merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah.
“Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu bersama Yayasan Al-Maghfirah kepada masyarakat yang terdampak kebakaran di Pengantungan. Bantuan disalurkan melalui BAZNAS Provinsi Bengkulu agar dapat diterima dan dimanfaatkan oleh para korban yang membutuhkan,” ujar Ferama Putri, di Kantor BAZNAS Provinsi Bengkulu, Selasa (18/8/2026).
Ia menambahkan, sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, Yayasan Al-Maghfirah, dan BAZNAS Provinsi Bengkulu merupakan langkah positif dalam memperluas manfaat kepedulian sosial. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak sangat diperlukan untuk membantu masyarakat bangkit setelah mengalami musibah.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Maghfirah, Chamdilah Chosasih, menyampaikan bahwa yayasan yang dipimpinnya terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi bencana. Yayasan Al-Maghfirah mengelola dana ZISWAF yang dihimpun dari karyawan BPJS Ketenagakerjaan dan masyarakat umum untuk disalurkan kepada penerima manfaat.
“Yayasan Al-Maghfirah telah hadir sejak masa awal bencana dan turut memberikan berbagai program bantuan hidup dasar bagi para penyintas. Kehadiran tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus memberikan dukungan moral agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara bertahap” ucap Chamdilah
Penyaluran bantuan melalui BAZNAS Provinsi Bengkulu juga mencerminkan pentingnya pengelolaan dana sosial secara terarah dan tepat sasaran. Dengan adanya kerja sama antara lembaga, bantuan yang dihimpun dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan kondisi di lapangan.
BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi menjadi bagian dari semangat gotong royong untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat. Kolaborasi dengan Yayasan Al-Maghfirah dan BAZNAS Provinsi Bengkulu diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu kembali menunjukkan kepedulian sosialnya kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan lembaga pengelola dana sosial dalam membantu korban bencana di Provinsi Bengkulu.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan