Kepahiang, Berita Merdeka Online — Pengurangan alokasi anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026 tidak menyurutkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepahiang dalam mempercepat pengembangan infrastruktur wilayah. Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP menegaskan bahwa upaya pembangunan tetap menjadi prioritas untuk mendukung perekonomian masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati pada Senin (24/11/2025), usai menerima kunjungan Sekretaris Deputi Koordinator Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan RI, Romi Firman, di Ruang Command Center Pemkab Kepahiang.
Bupati menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan kembali sejumlah program pembangunan melalui dua skema pendanaan, yakni Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Seluruh usulan tersebut telah diinput secara digital ke dalam sistem aplikasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

Menurut Bupati, infrastruktur merupakan penopang utama perekonomian daerah, terutama bagi sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan mayoritas masyarakat Kepahiang.
“Kelancaran transportasi hasil bumi akan memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi masyarakat. Ini juga bagian dari mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.
Selain pembangunan jalan dan jembatan, Pemerintah Kabupaten Kepahiang turut mengusulkan rehabilitasi jaringan irigasi guna memastikan kebutuhan air bagi lahan pertanian terpenuhi secara berkelanjutan.
Bupati mengungkap bahwa sejak 2023, sejumlah proyek IJD telah direalisasikan, antara lain pembangunan ruas ring road, ruas jalan PEDA, serta jalan Desa Tugu Rejo yang kini dalam tahap pengerjaan dan akan menjadi akses wisata serta jalur distribusi hasil pertanian.
“Atas dukungan tersebut, kami sampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR melalui BPJN Bengkulu yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.
Usai pemaparan, rombongan melakukan peninjauan ke progres pembangunan IJD di Desa Tugu Rejo, Kecamatan Kabawetan, dilanjutkan ke ruas jalan PEDA di Desa Pelangkian.
Bupati berharap seluruh usulan tambahan pada 2026 dapat diterima, sehingga masyarakat semakin merasakan pemerataan pembangunan infrastruktur.
Berikut Usulan Infrastruktur 2026 Pemkab Kepahiang:
- Pembangunan Jembatan Jalan PEDA (25 meter)
- Jalan Lingkar Siderejo (4,2 KM)
- Jalan Lingkar Sukasari (5,9 KM)
- Jalan Renah Kurung – Batu Bandung (11 KM)
- Jalan Simpang Cinta Mandi – Damar Kencana (17 KM)
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kepahiang Ir. Abdul Hafizh, M.Si, Kepala BPJN Bengkulu, perwakilan BWS Sumatera II, Kepala Dinas PU Kepahiang, Kabid Bina Marga, serta perwakilan Bappeda Kepahiang. (Adv)




Tinggalkan Balasan