Jeneponto, Beritamerdekaonline.com – 28 Januari 2025. Banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak parah di sejumlah wilayah, mendorong Community Sector 21 bekerja sama dengan Kepala Dusun Baraya untuk melakukan penimbunan jalan. Langkah ini bertujuan memperbaiki akses transportasi yang vital bagi masyarakat.
“Kami dari grup Community Sector 21 tidak memiliki niat sedikit pun untuk menyudutkan pemerintah. Namun, kami berharap agar pemerintah daerah yang terpilih ke depannya dapat mengambil langkah konkret sesuai harapan masyarakat,” ujar Basri Tinggi, salah satu tokoh masyarakat Desa Berutallasa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.
Masyarakat Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, juga menyerukan kepada pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat agar segera memperbaiki jalan penghubung antarkecamatan. Jalur dari Bonto Ramba menuju Desa Baraya menjadi salah satu titik yang mengalami kerusakan terparah dan memerlukan perhatian segera.

Community Sector 21 memulai penimbunan jalan dari Desa Baraya, berlanjut ke Kelurahan Bontoramba, Desa Lentu di Kecamatan Bontoramba, hingga Kelurahan Bontotngnga di Kecamatan Tamalatea. Pada hari pertama, sebanyak sembilan truk dikerahkan untuk mengangkut material timbunan, dengan rencana melanjutkan kegiatan di beberapa titik lain sesuai kesepakatan bersama.
“Dana yang digunakan saat ini sebagian berasal dari bantuan Desa Baraya, sementara sisanya merupakan inisiatif dari kami di Community Sector 21. Kami sangat bersemangat menjalankan kegiatan ini karena menyangkut kepentingan bersama,” jelas Basri Tinggi saat diwawancarai.
Kegiatan ini juga didukung oleh beberapa tokoh masyarakat, meski tidak disebutkan secara rinci. Inisiatif ini menjadi wujud nyata gotong royong masyarakat untuk memperbaiki infrastruktur dasar. (Adv-Zul)



Tinggalkan Balasan