Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Debat publik kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bengkulu tahun 2024 berlangsung di Hotel Mercure Bengkulu, Selasa (12/11).

Pasangan calon Rohidin Mersyah dan Meriani tampil kompak dengan mengenakan kemeja putih.

Pasangan calon Rohidin Mersyah dan Meriani tampil kompak dengan mengenakan kemeja putih, yang dipilih bukan hanya sekadar pakaian, tetapi juga sebagai simbol dari nilai yang mereka junjung tinggi: kesucian, ketulusan, dan komitmen untuk melayani masyarakat Bengkulu tanpa pamrih.

Pemilihan kemeja putih ini dilatarbelakangi oleh filosofi yang mendalam. Warna putih, yang sering diidentikkan dengan kesucian, melambangkan niat dan hati yang bersih dalam menjalankan tugas publik.

Menurut tim kampanye pasangan Rohidin-Meriani, pakaian ini mencerminkan bahwa mereka siap mengemban amanah masyarakat dengan jujur dan tulus. Bagi Rohidin dan Meriani, kemeja putih bukan hanya pilihan busana, melainkan juga pernyataan sikap. Mereka ingin menunjukkan bahwa dalam setiap langkahnya, mereka berusaha mengedepankan transparansi dan integritas, nilai-nilai yang diharapkan oleh masyarakat dari pemimpin mereka.

Setibanya di ruang debat, pasangan Rohidin-Meriani langsung disambut dengan sorak-sorai penuh semangat dari para pendukung yang telah berkumpul sejak waktu Magrib di sekitar lokasi debat.

“Gubernur tetap Rohidin, coblos nomor 2, lanjutkan pembangunan!” seru Mardensi, penuh antusiasme. Teriakan ini menjadi gema yang menyemangati pasangan Rohidin dan Meriani, menambah semangat mereka menghadapi debat.

Tidak hanya pendukung, pasangan Rohidin dan Meriani pun turut menyambut sorak-sorai itu dengan antusias. Sambil mengangkat tangan, Rohidin dengan senyum penuh semangat membalas teriakan para pendukungnya.

“Gubernur tetap Rohidin!” Teriakan tersebut disambut riuh oleh para pendukung, menunjukkan kedekatan mereka dengan masyarakat yang hadir malam itu.

Bagi pasangan ini, kemeja putih bukan hanya simbol, tetapi juga cerminan dari visi dan misi mereka. Warna putih mengingatkan mereka untuk tetap rendah hati, tetap mendengarkan aspirasi rakyat, dan menjaga agar setiap kebijakan yang mereka ambil berada di jalur yang benar, sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. Dani/MCPK