Kota Bengkulu, BMon – Berita Merdeka Online – Guna meningkatkan kemandirian, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bengkulu melaksanakan kegiatan Pembimbingan Kemandirian bidang Kuliner dan Las listrik bagi Klien Bapas Bengkulu di Aula Bapas Bengkulu, yang dimulai sejak kemarin, Rabu, (24/3/2021). Kegiatan Pembimbingan yang dilakukan selama 8 (delapan) hari. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham dan di dampingi oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) serta di hadiri oleh seluruh kepala Lembaga Pemasyarakatan di Bengkulu.

Program Pelatihan Kemandirian ini merupakan langkah konkret dalam membantu perekonomiam klien dimasa sulit, mengingat persoalan utama para narapidana yang menjalani reintegrasi adalah mendapatkan pekerjaan.

Kepala Kanwil Kemenkumham Bengkulu Imam Jauhari dalam sambutannya mengatakan, dengan melihat keseriusan dari Bapas Kelas II Bengkulu dalam menyelenggarakan kegiatan pelatihan Kuliner dan Las listrik ini, saya berharap peserta dapat dengan serius mengikuti pelatihan ini hingga selesai.

“Kalau serius dan paham nantinya pasti bisa dilanjutkan dengan membuka wirausaha mandiri. Hal ini sejalan dengan tujuan sistem pemasyarakatan yang berupaya menyiapkan Warga Binaan pemaysarakatan (WBP) agar dapat berintegrasi secara sehat dan mandiri di lingkungan keluarga dan masyarakat,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bapas Kelas II Bengkulu Resman Hanafi, MM melalui sambungan Telp tadi siang, Kamis (25/3/2021) bahwa pihak Bapas akan lebih mengedepankan produktifitas kepada klien dan eks narapidana mengingat mereka adalah masyarakat yang dalam tahap pemulihan kesatuan hidup, kehidupan, dan penghidupan selama menjalani proses hukum sehingga meminimalkan melakukan pengulangan tindak pidana agar menjadi manusia yang bermanfaat.

“Saya berharap setelah melaksanakan pelatihan ini para klien Bapas Bengkulu memiliki bekal ilmu keterampilan sesuai yang diharapkan,” harapnya.

Selain itu, ditempat yang sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu sebagai mitra Bapas Bengkulu menyerahkan Bantuan Perkakas Alat kerja. Bantuan tersebut diberikan kepada klien Bapas yang terpilih saat pelatihan Furniture Bambu bulan lalu.

Kadivpas Bengkulu Ika Yusanti berharap klien yang mendapat bantuan dapat mempergunakan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga klien dapat hidup mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga serta tidak mengulangi pelanggaran hukum lagi.

“Semoga hal ini dapat menjadi kontribusi positif kepada kita semua dan dapat di tumbuh kembangkan, semoga saja apa yang sudah dilaksanakan dalam kegiatan ini dapat mengangkat kesejahteraan bekas warga binaan,” sampainya.

“Dengan bekal kemampuan dan perkakas yang ada, mereka bisa membuat jenis furniture lainnya dan sudah bisa terjun ke tengah-tengah masyarakat serta bisa berkompetensi di luar dengan skill yang ada,” katanya.

Dalam hal ini Kepala Baznas Provinsi Bengkulu Mukhtaridi Baijuri menyampaikan,
Pemberian bantuan ini guna mendukung kemandirian klien Bapas Bengkulu karena mereka pastinya belum mempunyai pekerjaan dan dikhawatirkan melakukan penggulangan pidana. Maka, perlu solusi untuk mengatasinya melalui sentuhan pelatihan dan bantuan ini. Sejak di tandatangani Perjanjian Kerjasama antara Bapaslu dan Baznas Provinsi, alhamdulillah setoran dari UPZ sudah berjalan 3 bulan,” tambah Mukhtaridi mantan kanwil kemenag Wilayah Bengkulu selama sepuluh tahun. (Indra Utama)