Banjarnegara – Satu demi satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara mulai menunjukkan hasil nyata. Di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, enam titik pembangunan talud kini telah rampung 100 persen.

Dinding-dinding talud yang berdiri kokoh di sepanjang jalur pembangunan menjadi pemandangan baru bagi masyarakat. Bukan sekadar susunan batu dan adukan semen, talud tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat infrastruktur jalan sekaligus menjaga kondisi lingkungan di sekitar jalur rabat beton.

Pasiter Kodim 0704/Banjarnegara, Kapten Inf Koko Suwarko, menyampaikan bahwa pembangunan talud dari titik satu hingga titik enam telah selesai seluruhnya.

“Alhamdulillah, pembangunan talud titik satu sampai enam sudah mencapai 100 persen. Ini berkat kerja keras anggota Satgas bersama masyarakat yang terus bergotong royong menyelesaikan setiap sasaran,” ujar Kapten Inf Koko Suwarko.

Enam talud tersebut dikerjakan pada lokasi yang membutuhkan penguatan. Keberadaannya diharapkan mampu membantu menahan tanah, memperkuat sisi jalan, sekaligus menjaga agar infrastruktur yang dibangun melalui TMMD dapat bertahan lebih lama.

Selama proses pengerjaan, anggota Satgas dan warga bahu-membahu. Ada yang menyiapkan material, mengangkut batu, mengaduk semen, hingga menyusun dan merapikan bagian talud. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan ketelitian agar hasilnya kokoh.

Bagi masyarakat Gumelem Kulon, rampungnya pembangunan talud menjadi kabar menggembirakan. Mereka kini dapat melihat secara langsung perubahan yang terjadi di wilayahnya.

Tidak hanya talud yang dikerjakan. Di kawasan tersebut, Satgas TMMD bersama warga juga terus menyelesaikan berbagai sasaran fisik, termasuk pengecoran rabat beton sepanjang 737 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 0,15 meter.

Pembangunan yang dilakukan secara bersamaan itu membuat wajah Dusun Kunir perlahan berubah. Jalan yang sebelumnya membutuhkan perhatian kini mulai memiliki infrastruktur yang lebih kuat dan tertata.

Kapten Inf Koko Suwarko menegaskan bahwa pencapaian 100 persen pada enam titik talud tidak lepas dari semangat kebersamaan.

“Gotong royong menjadi kekuatan utama. TNI dan masyarakat bekerja bersama, sehingga pekerjaan yang berat bisa diselesaikan dengan lebih cepat dan baik,” katanya.

Kini, setelah enam titik talud rampung, perhatian Satgas dapat semakin difokuskan pada penyelesaian sasaran lainnya. Semangat untuk menuntaskan seluruh pekerjaan tetap dijaga hingga TMMD berakhir.

Bagi warga, talud yang telah berdiri kokoh menjadi simbol bahwa pembangunan benar-benar hadir di tengah mereka. Setiap batu yang tersusun menyimpan cerita tentang keringat anggota Satgas dan warga yang bekerja bersama.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara kembali membuktikan bahwa pembangunan dari desa dapat lahir dari kekuatan sederhana: kemauan untuk bekerja bersama.

Enam talud telah selesai. Satu lagi bagian dari harapan masyarakat Gumelem Kulon kini telah berubah menjadi kenyataan.(Pendimbna).


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.