Aceh Singkil, Berita merdeka online – Program Gerakan Menanam Masyarakat (Germas) yang dicanangkan oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Drs. Azmi, M.AP, terus diperkuat dan dilaksanakan hingga saat ini, tepatnya pada tanggal 12 Mei 2024.
Inisiatif ini telah mendapatkan respons positif dari berbagai desa yang telah menyiapkan lahan untuk mendukung program tersebut. Tujuan utama dari Germas adalah untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dengan tujuan utama menekan angka inflasi di sektor pangan, yang saat ini menjadi permasalahan serius di banyak daerah di Indonesia.
Krisis pangan menjadi isu global yang semakin meresahkan, terutama akibat dari perubahan iklim yang ekstrim. Peningkatan suhu global telah mengakibatkan gagal panen di banyak lahan pertanian yang sebelumnya subur.
Pemerintah Indonesia baru-baru ini menjalin kerja sama dengan Republik Rakyat Tiongkok dalam pengembangan varietas padi hibrida. Terobosan ini, yang dikembangkan oleh para ilmuwan Tiongkok, telah membantu negara tersebut mencapai kemandirian pangan.
Sebagai bagian dari upaya menguatkan program Germas, Pj Bupati Aceh Singkil bersama dengan pihak terkait menggelar panen perdana cabai di Desa Tulaan dan melakukan tinjauan lahan Germas di Desa Sianjo-anjo, Kecamatan Gunung Meriah. Sebelumnya, Pj Bupati juga telah menghadiri panen perdana padi di Pulau Haloban yang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Aceh Singkil.
Lahan seluas 1,8 hektar yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten di Desa Sianjo-anjo akan diserahkan kepada pihak Desa untuk dikelola secara mandiri.
Dalam keterangan kepada media, Pj Bupati menyatakan, “Hari ini saya didampingi oleh Kepala Dinas terkait, unsur Muspika, dan tokoh masyarakat dalam acara panen perdana cabai merah di Desa Tulaan. Kami sangat mengapresiasi kerja keras mereka dalam melaksanakan tugas ini dengan baik.”
Selain itu, Azmi juga menjelaskan bahwa mereka juga melakukan tinjauan langsung terhadap lahan yang akan dijadikan sebagai lokasi program Germas di Desa Sianjo-anjo.
“Lahan ini adalah milik Pemerintah Daerah, dan kami berencana untuk mewujudkan hibah kepada Pemerintah Desa agar bisa dikelola dan ditanami oleh kelompok tani setempat.”
“Melalui dinas terkait, kami akan terus memantau dan mendukung program Gerakan Menanam Serentak ini. Setiap Kecamatan dan Desa diharapkan dapat menyediakan lahan minimal 1 hektar untuk mendukung program ini,” tutupnya.
Dengan implementasi program Germas yang terencana dan berkelanjutan, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat di masa yang akan datang. (Muhlis gayo)




Tinggalkan Balasan