Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Bangunan Gedung Olahraga (GOR) yang berlokasi di Desa Urai Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Bengkulu Utara, saat ini terlihat masih dalam seperti kejar waktu pengerjaan. Dan juga bangunan Gedung Olahraga Desa Urai Ketahun Bengkulu Utara (BU) tersebut, walaupun masih dalam pengerjaan dimana GOR BU saat ini terlihat sudah mulai deluan (diutamakan-red) pengecatan tembok dinding luar dengan warna cat merah dan putih.

“Siapa yang mengerjakan Gedung Olahraga yang berlokasi di Desa Urai, juga jaraknya tidak begitu jauh dari pusat KTM Lagita Ketahun Bengkulu Utara (BU). GOR sebelumnya, saat dilakukan tender melalui aplikasi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bengkulu Utara nilai pagu paket/HPS 11 Miliar, namun setelah dimenangkan oleh kontraktor tersebut dengan nilai pagu Rp. 10.883.000.000 oleh CV. Surya Nusa Bhaktindo kontraktor dari Kota Bengkulu. Dan saat ini telah berlalu, memasuki akhir tahun dimana sudah tanggal 18 Desember 2024 terhitung tinggal 12 hari lagi waktu pengerjaannya berjalan dan akan berakhir atau selesai di 29 Desember 2024 bulan ini.

Baca Juga: Pemkab Bengkulu Utara Surati OPD dan Direktur CV Terkait GOR Ketahun dan Gedung Puskesmas

Teknis Bagian Gedung dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) BU, Sugiarto (staf-red) selaku Teknis dicerca terkait bangunan gedung misalkan gedung tersebut belum terlalu selesai berdiri dan masih dalam tahap pengerjaan berjalan atau masih beberapa persen. Dan kemudian apa bisa diutamakan atau secara bersamaan dilakukan pengecatan dinding tembok sesambil melakukan pekerjaan lainya seperti memasang atap, “Selaku Teknisi PUPR” Sugiarto menanggapi hal tersebut menyampaikan selagi tidak ada gangguan dengan alat, dirinya mengatakan tidak menjadi masalah jikalau dilakukan pengecatan deluan atau kerja barengan tersebut. Ujar Sugiarto, melalui vi handphone Rabu (18/12/2024).

Baca Juga: Nasib GOR Ketahun: Mampukah Kontraktor Menyelesaikan Tepat Waktu?

“Lanjut Sugiarto mengatakan itu bangunan gedung yang mana saat dikonfirmasi (dirinya balik tanya-red) ketika dirinya mengetahui soal GOR Ketahun BU seperti ia sedikit cemas dan tidak ingin berkomentar lebih jauh, juga sedikit irit memberikan klarifikasi. Namun Sugiarto mengatakan tapi kalau berbicara tentang soal teknis bangunan gedung misal ntah itu gedung yang mana “ini soal teknis ya” menurut dari pengalaman saya selama di PUPR Bengkulu Utara, ya seperti itu, dan boleh-boleh saja dilakukan kerja bareng sesambil dicat tersebut. Catatan ya, yang jelas saya tidak termasuk dalam tim teknis dan tidak ada kegiatanya sama saya tidak terlalu mengerti untuk GOR Ketahun Bengkulu Utara, menurut Sugiarto ya begitulah kira-kira kalau berbicara soal teknis gedung Tambahnya lagi menerangkan.”

Baca Juga: “Ada Apa? Diduga Ada Permainan dan Ingin Sogok, Terkait GOR Ketahun Sudah Saya Laporkan Ke Petinggi APH”

Terkait cat misal sebuah bangunan gedung ya bisa saja dilakukan pengecatan ulang jikalau cat tersebut memang sudah pudar. Kembali ditanya soal teknis pengecatan, dimana-mana jika kita lihat biasanya soal bangunan apapun itu secara kerjanya selesai dahulu baru dilakukan pengecatan atau yang juga namanya pengecatan itu dibelakang. Teknisi Gedung PUPR BU Sugiarto mengatakan betul secara runutan seharusnya memang seperti itu, mungkin saja mereka sementara yang lain mau dikerjakan belum selesai nah itu dulu yang dikejar mungkin saja waktu mepet tapi itulah resikonya kalau cat tersebut pudar harus dicat ulang kembali.

“Kemudian terkait pengecatan itu juga kita harus melihat dimana dan tergantung dengan catnya, catnya apa dahulu jenis cat itukan biasanya ada macam-macam jenis seperti eksterior tersebut semacam cat pelindung anti basah dan juga kalau interior cat dalam ruangan kita tahu sendirilah interior tidak terganggu sinar matahari dan juga air.” Begitu tutup Sugiarto selaku staf teknisi Gedung yang penyampainya senada dengan apa yang disampaikan oleh atasanya Rendi Nasukrana, ST Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Utara. (yaap)

Keterangan Foto: Bangunan GOR di Desa Urai, Kecamatan Ketahun, Bengkulu Utara, yang dibiayai oleh APBD 2024 melalui Dispora Bengkulu Utara, tampak masih dalam proses pengerjaan meski waktu penyelesaian semakin dekat. Pengecatan dinding luar dengan warna merah dan putih telah diutamakan, sementara pekerjaan lain seperti pemasangan atap masih berlangsung. GOR ini ditargetkan selesai pada 29 Desember 2024, dengan kontraktor pelaksana CV. Surya Nusa Bhaktindo, pemenang tender senilai Rp10,88 miliar.