Aceh Tengah, Berita Merdeka Online — Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyerahkan satu unit bantuan mobil operasional untuk Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) di Aceh Tengah. Penyerahan secara simbolis itu berlangsung di SLBN Kebayakan, Takengon Aceh Tengah didampingi Sekda Aceh Taqwallah dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri. Selanjutnya mobil operasional jenis Isuzu minibus itu diterima langsung oleh Kepala SLBN Kebayakan Lukman, di SLBN setempat, Rabu (29/6)
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam sambutannya menyampaikan, bantuan mobil operasional lewat program Dinas Pendidikan Aceh itu agar dapat dipergunakan sebaik mungkin.
Selain itu, Nova mengapresisasi karya tangan yang dihasilkan oleh murid-murid SLBN Kebayakan, untuk dapat dipromosikan ke pemasaran baik itu dalam daerah maupun luar daerah. “Perlu diketahui, SLB itu sama pentingnya dengan sekolah – sekolah lainnya yang ada di Aceh. Hanya saja, disekolah ini merupakan guru – guru khusus tenaga pendidik. Semoga memberikan pengajaran yang dan bekerja ikhlas,” katanya.
Sebelumnya, Kepala SLBN Kebayakan, Lukman mengucapkan terima kasih atas bantuan mobil operasional yang diberikan tersebut. “Insya Allah bantuan ini kami manfaatkan untuk kebutuhan anak – anak didik di SLBN, semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak – bapak semuanya,” kata Lukman.
Menurut Lukman, anak – anak didik tamatan SLBN Kebayakan sebagian saat ini sudah memiliki pekerjaan di luar, baik itu menjadi cleaning service dan pekerjaan lainnya
Artinya mereka sebagian sudah dapat mencari pekerjaan sendiri. Bahkan sebagian mereka sudah kita pekerjakan di SLBN Kebayakan, meski hanya menjadi cleaning service. Begitu juga mereka sudah dapat menghasilkan karya tangan,” Terangnya.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri menjelaskan, minibus tersebut memang sengaja dianggarkan oleh Dinas Pendidikan Aceh untuk membeli minibus yang diperuntukkan pada sejumlah SLB di Aceh. Alhudri menuturkan, pendidikan adalah hak setiap anak bangsa tanpa harus dibedakan oleh kesempurnaan fisik, oleh karena itu harapannya mobil itu nanti dapat digunakan sesuai kebutuhan terutama antar jemput para siswa.
“Semoga mobil ini dapat berguna terutama untuk antar jemput anak-anak ‘emas kami’, sehingga tidak ada lagi alasan tidak sekolah karena tidak ada yang mengantarnya. Dengan adanya mobil ini maka pihak sekolah yang akan menjemput ke rumah – rumah,” Pungkas Alhudri. (Man)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan