Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — Pelaksanaan Malam Puncak Undian Nasional Tabungan SIMPEDA Periode XXXVII Tahun 2026 di Bengkulu dinilai tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi nasabah Bank Pembangunan Daerah (BPD), tetapi juga memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi dan promosi daerah.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, kehadiran kegiatan berskala nasional tersebut menjadi momentum bagi Provinsi Bengkulu untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat dari luar Bengkulu.
Pernyataan itu disampaikan Helmi Hasan saat menghadiri Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional Periode XXXVII Tahun 2026 yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Bengkulu, kawasan Padang Harapan, Kota Bengkulu, Jumat (21/8).
Menurut Helmi, kegiatan nasional yang menghadirkan masyarakat dan tamu dari berbagai daerah dapat memberikan efek berganda terhadap perekonomian lokal. Pergerakan sektor perdagangan, jasa, kuliner, perhotelan, transportasi, pariwisata, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berpotensi meningkat selama kegiatan berlangsung.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Provinsi Bengkulu. Ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bengkulu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Bengkulu kepada masyarakat Indonesia,” ujar Helmi.
Ia menilai kegiatan berskala nasional perlu terus didorong karena dapat menjadi sarana untuk memperluas pengenalan terhadap potensi daerah. Selain mendatangkan pengunjung, kegiatan semacam itu dapat membuka ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.
“Ketika ada kegiatan nasional di Bengkulu, tentu yang mendapatkan manfaat bukan hanya penyelenggara. Ada UMKM, pelaku usaha, hotel, restoran, transportasi dan sektor lainnya yang ikut bergerak. Ini yang harus kita dorong bersama,” katanya.
Helmi juga berharap peran BPD semakin kuat dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, bank pembangunan daerah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana, tetapi juga harus hadir untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha.
“Bank daerah harus semakin dekat dengan masyarakat. Kita berharap perbankan terus memberikan kemudahan dan dukungan bagi pelaku UMKM serta masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya,” tutur Helmi.
Malam Puncak Undian Nasional Tabungan SIMPEDA Periode XXXVII Tahun 2026 merupakan kegiatan perbankan daerah berskala nasional yang diikuti BPD dari berbagai wilayah Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, total hadiah yang disediakan mencapai Rp3 miliar bagi nasabah BPD di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi dalam sambutannya menyampaikan bahwa SIMPEDA merupakan salah satu program BPD untuk mendorong budaya menabung masyarakat sekaligus memberikan apresiasi kepada nasabah.
Menurut dia, pelaksanaan undian nasional di Bengkulu menjadi kesempatan bagi Bank Bengkulu untuk memperkuat peran sebagai bagian dari industri perbankan daerah sekaligus memperkenalkan Bengkulu kepada masyarakat Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan rangkaian hiburan yang melibatkan penampil lokal Bengkulu dan band nasional Ungu sebagai bintang tamu. Kehadiran Ungu turut menarik perhatian masyarakat yang memadati lokasi acara.
Antusiasme warga terlihat sejak rangkaian kegiatan berlangsung. Masyarakat tidak hanya datang untuk menyaksikan pengundian hadiah, tetapi juga menikmati hiburan yang disiapkan panitia.
Bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu, kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana promosi daerah. Momentum itu diharapkan dapat meningkatkan perhatian masyarakat dari luar daerah terhadap potensi wisata, budaya, ekonomi kreatif, serta produk UMKM Bengkulu.
Dengan demikian, pelaksanaan Undian SIMPEDA Nasional tidak hanya memberikan manfaat bagi nasabah BPD, tetapi juga membuka peluang bagi Bengkulu untuk memperluas promosi daerah dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan