Kabupaten Semarang, Berita Merdeka Online — Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan fisik. Warga juga mendapat “hadiah penutup” berupa pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan bakti kesehatan yang digelar tim medis TNI tersebut menjadi bagian dari rangkaian penutupan TMMD sekaligus bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Sejak pelayanan dibuka, warga terlihat antusias mendatangi lokasi. Mereka mengikuti pemeriksaan dengan tertib, mulai dari pengecekan tekanan darah, penyampaian keluhan kesehatan, hingga mendapatkan obat sesuai kebutuhan.

Pelayanan diberikan secara ramah dan humanis. Tenaga medis TNI dengan sabar mendengarkan keluhan warga, memberikan penjelasan mengenai kondisi kesehatan, serta memberikan obat secara cuma-cuma.

Bagi sebagian warga, pelayanan tersebut memberikan kemudahan karena mereka tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

“Terima kasih banyak kepada Bapak dan Ibu dokter dari TNI. Kami tidak perlu jauh-jauh ke puskesmas dan tidak perlu mengeluarkan biaya. Kehadiran TMMD di desa kami sungguh membawa berkah, baik untuk jalan maupun kesehatan kami,” ujar salah seorang warga.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Pengabdian TNI juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya melalui pelayanan kesehatan.

Kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas masyarakat. Dengan kondisi tubuh yang sehat, warga dapat menjalankan aktivitas, bekerja, mengurus keluarga dan ikut berperan dalam pembangunan desa.

Bakti kesehatan itu pun menjadi salah satu kenangan positif bagi masyarakat Desa Cukil setelah rangkaian TMMD Reguler Ke-129 resmi berakhir.
Selama pelaksanaan TMMD, kebersamaan antara TNI dan masyarakat tidak hanya terlihat dalam pengerjaan jalan, rumah tidak layak huni dan berbagai sasaran fisik lainnya. Interaksi sosial serta kepedulian terhadap kebutuhan warga juga menjadi bagian penting dari pengabdian tersebut.

Kini, setelah Satgas TMMD meninggalkan Desa Cukil, masyarakat diharapkan dapat menjaga hasil pembangunan sekaligus mempertahankan semangat gotong royong dan kepedulian yang telah tumbuh.

TMMD boleh berakhir, tetapi manfaatnya diharapkan terus dirasakan. Dari jalan yang semakin mudah dilalui hingga pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat, semuanya menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan desa yang lebih sehat, kuat dan sejahtera.
Reporter: Ikhsan


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.