KOTA BENGKULU, Berita Merdeka Online — Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Bengkulu, Musdamori, S.Sos., CMK, mendorong Pemerintah Kota Bengkulu bersama manajemen Alfamart dan Indomaret mencari solusi atas dampak kebijakan parkir gratis terhadap juru parkir yang sebelumnya bertugas di gerai-gerai tersebut.

Menurut informasi yang disampaikan kepada redaksi, jumlah juru parkir yang terdampak diperkirakan mencapai 350 orang, terdiri atas sekitar 160 juru parkir Alfamart dan 180 juru parkir Indomaret. Angka tersebut masih perlu diverifikasi melalui pendataan resmi untuk memastikan jumlah pekerja yang benar-benar kehilangan pekerjaan atau sumber penghasilan.

Musdamori menilai persoalan ini perlu dibahas secara menyeluruh. Kebijakan parkir gratis memang dapat memberikan kemudahan bagi konsumen, tetapi dampaknya terhadap pekerja lapangan juga perlu mendapat perhatian.

Ia meminta Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi agar persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui dialog bersama pihak perusahaan dan instansi pemerintah terkait, termasuk dengan mempertimbangkan program BANTU RAKYAT yang telah dijalankan pemerintah daerah.

Ketua IWO Bengkulu Musdamori mendorong solusi bagi juru parkir terdampak kebijakan parkir gratis di gerai Alfamart dan Indomaret serta optimalisasi PAD Kota Bengkulu. (Foto Dok IWO Bengkulu)

 

Saat diwawancarai di ruang kerjanya, Musdamori menyampaikan bahwa penyelesaian persoalan juru parkir tidak seharusnya hanya dilihat dari sisi kebijakan pelayanan kepada konsumen. Menurut dia, keberlanjutan penghasilan para pekerja juga perlu menjadi bagian dari pembahasan.

“Manajemen Indomaret dan Alfamart bersama Pemerintah Kota Bengkulu perlu duduk satu meja untuk membahas persoalan ini dan mencari solusi yang bisa diterima semua pihak,” kata Musdamori.

Ia berharap dialog tersebut dapat menghasilkan langkah konkret, baik berupa pendataan juru parkir terdampak, penelusuran kemungkinan penempatan kerja alternatif, maupun bentuk pemberdayaan ekonomi yang sesuai dengan ketentuan.

Menurut Musdamori, para juru parkir yang kehilangan mata pencaharian perlu memperoleh perhatian agar perubahan kebijakan tidak menimbulkan persoalan sosial baru. Namun, bentuk bantuan maupun program penanganan yang akan diberikan perlu dibahas berdasarkan data, kewenangan pemerintah, dan ketentuan yang berlaku.

Kebijakan parkir gratis di gerai ritel modern menjadi perhatian karena berkaitan dengan dua kepentingan, yakni kenyamanan konsumen dan keberlangsungan penghasilan pekerja.

Berdasarkan keterangan yang diterima IWO Bengkulu, Alfamart disebut telah menerapkan parkir gratis selama sekitar dua tahun. Sementara itu, jumlah juru parkir yang sebelumnya bertugas di gerai Alfamart di Kota Bengkulu diperkirakan mencapai ratusan orang.

Meski demikian, informasi tersebut perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada manajemen kedua perusahaan, Pemerintah Kota Bengkulu, dan instansi yang menangani ketenagakerjaan. Verifikasi dibutuhkan untuk mengetahui apakah seluruh juru parkir benar-benar kehilangan pekerjaan, beralih ke lokasi lain, atau masih menjalankan tugas dengan skema berbeda.

Pendataan juga penting untuk mengetahui status hubungan kerja para juru parkir, pihak yang mengelola layanan parkir, serta kemungkinan solusi yang dapat ditempuh tanpa mengabaikan hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Musdamori juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari seorang narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, terdapat keterangan bahwa pembayaran terkait pajak parkir masih dilakukan meskipun parkir di gerai tertentu disebut gratis. Informasi tersebut belum disertai dokumen pembayaran atau konfirmasi resmi dari pemerintah daerah maupun perusahaan.

Karena itu, status pembayaran dan jenis pungutan yang dimaksud masih perlu diverifikasi. Publikasi ini tidak menyimpulkan bahwa telah terjadi pelanggaran, sebab penentuan kewajiban pajak harus merujuk pada aturan, objek pajak, pengelolaan parkir, serta data administrasi yang sah.

Pemerintah Kota Bengkulu diharapkan memberikan penjelasan mengenai kebijakan parkir gratis di gerai ritel modern, termasuk pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan area parkir dan mekanisme penerimaan daerah apabila terdapat kewajiban yang relevan.

Penjelasan tersebut penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai tujuan kebijakan, dampaknya terhadap juru parkir, serta konsekuensinya terhadap penerimaan daerah.

Di sisi lain, manajemen Alfamart dan Indomaret perlu dimintai keterangan mengenai dasar penerapan parkir gratis, jumlah pekerja yang terdampak, dan langkah yang telah atau akan dilakukan untuk menangani perubahan tersebut.

Keterangan dari seluruh pihak akan membantu memastikan pemberitaan tidak hanya bertumpu pada satu sudut pandang. Informasi mengenai jumlah pekerja, status pekerjaan, dan administrasi pajak juga perlu diperkuat dengan dokumen atau data resmi.

Musdamori berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka antara pemerintah, perusahaan, dan pihak-pihak yang berkepentingan. Menurut dia, kebijakan pelayanan kepada konsumen dan upaya menjaga mata pencaharian masyarakat perlu dibicarakan secara proporsional.

Penyelesaian yang berbasis data diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kondisi juru parkir, pembagian tanggung jawab para pihak, serta peluang pemberdayaan bagi pekerja yang benar-benar kehilangan penghasilan.

Pada saat yang sama, optimalisasi PAD Kota Bengkulu perlu dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan dan tidak semata-mata berorientasi pada besarnya pungutan. Kepastian aturan, transparansi pengelolaan, serta pengawasan yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Hingga naskah ini disusun, keterangan resmi dari Pemerintah Kota Bengkulu dan manajemen Alfamart maupun Indomaret mengenai jumlah juru parkir terdampak serta mekanisme pajak atau retribusi parkir belum tercantum dalam bahan informasi yang diterima redaksi.

Berita Merdeka Online membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi dan penjelasan agar informasi kepada masyarakat semakin lengkap, akurat, dan berimbang. (Redaksi)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.