SEMARANG, Berita Merdeka Online – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang, Agustin-Iswar (Jaguar), bertemu warga Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara, dan mengingatkan bahwa daerah ini pernah menjadi primadona investasi. Namun, masalah lingkungan seperti banjir sempat membuat kawasan ini surut.

Selama kurang lebih sepuluh tahun pemerintahan Hendrar Prihadi (Hendi) dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita), Panggung Lor mengalami penataan kembali yang memungkinkan investor kembali tertarik. Iswar Aminuddin, yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Sekretaris Daerah Kota Semarang, ikut andil dalam penanganan infrastruktur dan masalah banjir di kawasan ini.

Agustina menegaskan bahwa pengalaman Iswar dalam merencanakan tata ruang dan menangani masalah lingkungan menjadikannya pasangan yang tepat.

“Panggung Lor sudah mengalami kemajuan yang signifikan. Kita berterima kasih kepada Mas Hendi dan Mbak Ita, tapi tentu saja, Pak Iswar juga berperan penting,” ujarnya di hadapan warga.

Iswar menambahkan, penataan kawasan dengan masalah lingkungan bukanlah tugas mudah, tetapi dengan kekompakan warga, semua tantangan dapat diatasi. Panggung Lor bahkan pernah meraih penghargaan sebagai kelurahan yang berhasil menata ruang.

“Ini menunjukkan kerja keras warga Panggung Lor dalam bergotong royong,” tuturnya.

Meskipun telah terjadi banyak kemajuan, Iswar menyebutkan masih ada pekerjaan rumah, seperti renovasi Pasar Panggung dan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Hasanuddin agar mereka bisa kembali berjualan di pasar.

“Panggung Lor adalah kawasan wisata kuliner dengan transaksi tinggi. PKL perlu diperhatikan agar pendapatan warga dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat,” katanya.

Kepadatan penduduk juga memunculkan gagasan untuk menambah akses transportasi, termasuk membangun jembatan di Banjir Kanal Barat (BKB). Jembatan ini akan menghubungkan Semarang Barat, Semarang Utara, dan Semarang Tengah. Iswar merencanakan akses dari Jalan Hasanuddin, Kali Mas, dan Panggung Mas Raya yang mengarah langsung ke Bandara Ahmad Yani.

“Jika anggaran memungkinkan, kami akan membangun jembatan ini dengan dukungan pemerintah pusat,” jelasnya.

Iswar juga mengungkapkan bahwa dana sebesar 25 juta per tahun untuk setiap RT akan membantu mengurangi kesulitan dalam pengumpulan iuran lingkungan dari warga yang sibuk bekerja. Dengan berbagai rencana ini, Jaguar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup dan infrastruktur di Panggung Lor.(day)