Jakarta, Berita Merdeka Online – Dalam sebuah diskusi santai bersama Tim Media Puspenkum di ruang kerjanya pada Jumat, 8 Maret 2024, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengucapkan selamat kepada warga Adhyaksa yang merayakan momen penting keagamaan, yakni Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Dia juga mengungkapkan bahwa, bersamaan dengan momen tersebut, umat Islam juga menyambut bulan suci Ramadan. Menurutnya, Indonesia, sebagai bagian yang indah di dunia ini, memberikan kesempatan kepada kita untuk saling memperkuat toleransi antaragama. Kebersamaan semacam ini hanya dapat ditemui di Indonesia.

Lebih lanjut, Jaksa Agung menyampaikan bahwa momen Hari Raya tidak hanya menjadi ungkapan kebahagiaan karena merayakannya, melainkan juga menjadi waktu untuk merenung secara mendalam, melakukan introspeksi diri, dan mengaplikasikan nilai-nilai baik ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. baik di tempat kerja maupun dalam pergaulan masyarakat;

Namun, di sisi lain, kenaikan harga pangan akibat bencana alam dan kebutuhan akan Hari Raya juga harus diantisipasi bersama. Sebagai langkah konkret, Kejaksaan akan mengerahkan aparaturnya untuk memantau dan melaporkan secara berkala terhadap inflasi yang terjadi di daerah masing-masing, sehingga langkah-langkah antisipatif dapat segera dilakukan.

Jaksa Agung juga menekankan agar momen Hari Raya tidak disalahgunakan untuk berfoya-foya atau berlebihan. Sebaliknya, momen tersebut sebaiknya dimaknai dengan memberi lebih banyak kepada orang-orang yang membutuhkan.

Dalam konteks ini, Jaksa Agung menekankan pentingnya kehadiran jaksa di tengah masyarakat untuk mendengarkan keluhan mereka. Menurutnya, sebagai aparat penegak hukum, tugas jaksa tidak hanya seputar masalah hukum semata. Turut serta memberikan sumbangan dalam upaya kesejahteraan masyarakat merupakan bagian dari upaya pencegahan penegakan hukum di masyarakat.

Jaksa Agung ST Burhanuddin juga secara khusus menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Galungan & Kuningan serta Nyepi bagi umat Hindu yang merayakannya, serta selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam yang melaksanakannya.

“Mari manfaatkan momentum ini untuk saling menghormati, menghargai, dan mempererat persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” tutup Jaksa Agung. (BM)