Asahan, Beritamerdekaonline.com – 1 Februari 2025. Tragedi akibat jalan longsor di Desa Sei Lama menuju Desa Perkebunan Hessa, Kecamatan Simpang Empat, terus memakan korban. Sejak 18 Januari 2025, tercatat enam pengendara menjadi korban, termasuk pengendara roda empat, roda enam, dan sepeda motor.
Informasi ini mencuat dari unggahan warga di media sosial, termasuk akun Facebook seorang warga berinisial LD, yang pada Sabtu (1/2/2025) mengungkapkan kekesalan dan kekecewaannya.
“Mohon izin melaporkan, Pak. Sudah ada tiga korban lagi. Tolong diberitakan agar pemerintah segera bertindak. Kami bahkan sudah tidak menganggap ada kepala desa di sini,” tulisnya.
Ia juga menyoroti lambannya tindakan kepala desa dalam memperbaiki jalan yang rusak. “Kurasa kepala desa kami buta! Anggaran untuk membangun jembatan yang terputus itu hanya puluhan juta, tapi mereka tidak peduli dengan kepentingan umum,” tegasnya.
Ketua Umum DPP LSM Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi (GEMMAKO) Asahan, Dodi Antoni, turut angkat bicara. Ia menuding adanya penyalahgunaan dana desa yang seharusnya bisa digunakan untuk memperbaiki jalan tersebut.
“Kurasa otak kepala desa ini diletakkan di dengkul! Anggaran dana desa yang digelontorkan ke Desa Perkebunan Hessa dan Desa Sei Lama mencapai miliaran rupiah. Ke mana uang itu?” ujarnya geram.
Ia juga menduga Camat Simpang Empat menutup mata terhadap peristiwa ini. “Apa harus ada yang mati dulu baru mereka bertindak?” katanya.
Lebih lanjut, Dodi meminta Aparat Penegak Hukum (APH) memeriksa harta kekayaan kepala desa dan camat yang diduga terindikasi korupsi. Ia juga mendesak Dinas PMD Kabupaten Asahan untuk membubarkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dinilai tidak berfungsi sebagai penampung aspirasi masyarakat.
Sebagai bentuk protes, Dodi menegaskan bahwa pihaknya siap menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas PMD Asahan, Kantor Bupati Asahan, dan Kantor DPRD Kabupaten Asahan jika permintaan warga tidak segera dipenuhi.
“Jika tidak ada tindakan konkret, kami akan turun ke jalan!” cetusnya. (CW01-Asahan)

Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan