Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Provinsi Bengkulu kembali menegaskan perannya sebagai lembaga penjamin sekaligus pembina UMKM melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Foto bersama. Kepala Cabang Jamkrindo Bengkulu, Randy Leonardus Nababan (kiri), Owner Rupa Kardus Azwar Anas (tengah), Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik (kanan), dalam kegiatan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang dihelat Kementerian UMKM RI, di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, Selasa (18/11/2025).


‎Kepala Cabang Jamkrindo Bengkulu, Randy Leonardus Nababan, menyampaikan bahwa salah satu mitra binaan yang mendapat pendampingan intensif adalah usaha kreatif “Rupa Kardus” milik Azwar Anas. Usaha tersebut telah menjadi mitra binaan sejak tahun 2019 dan terus menunjukkan perkembangan positif dari waktu ke waktu.

‎“Pak Azwar Anas dengan merek Rupa Kardus merupakan mitra binaan kami. Ini adalah bagian dari program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan kepada masyarakat sekitar,” ujar Randy, usai kegiatan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang dihelat Kementerian UMKM RI, di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, Selasa (18/11/2025).

‎Ia menjelaskan bahwa pembinaan UMKM bukan hanya berbentuk penyaluran kredit permodalan, tetapi juga menyangkut pendampingan usaha secara menyeluruh.

‎Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kualitas produk, pengembangan strategi pemasaran, hingga perbaikan kemasan agar usaha mitra dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

‎“Kami tidak hanya menyalurkan kredit. Kami tetap memantau perkembangan usaha, cara pemasarannya, dan bagaimana packaging produknya. Jika nanti kegiatan pembiayaan selesai atau jatuh tempo, kami tetap siap membantu memasarkan produk mereka. Jika ingin ekspansi, kami bisa bantu mengomunikasikan dengan mitra-mitra perbankan,” terang Randy.

‎Jamkrindo, menurutnya, menyalurkan bantuan pembiayaan sebesar kurang lebih Rp50 juta untuk setiap UMKM binaan, termasuk Rupa Kardus. Angka tersebut digunakan sebagai modal pengembangan usaha, termasuk peningkatan kapasitas produksi. Selain itu, pada kegiatan pendampingan kali ini, Jamkrindo juga memfasilitasi sekitar 1.200 pelaku UMKM di Bengkulu. Jumlah tersebut bagian dari upaya besar Jamkrindo dalam menjalankan penugasan pemerintah untuk penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

‎“Sejak 2009 hingga sekarang, sudah jutaan UMKM di Provinsi Bengkulu yang kami jamin melalui program pemerintah,” kata Randy.

‎Owner Rupa Kardus, Azwar Anas, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Jamkrindo yang telah membantu usahanya bertahan dan berkembang.

‎“Terima kasih sekali untuk Jamkrindo, khususnya Jamkrindo Provinsi Bengkulu. Program tanggung jawab sosialnya sangat membantu usaha kecil seperti kami,” ungkap Azwar.

‎Ia menuturkan bahwa dukungan Jamkrindo tidak hanya mempermudah akses permodalan, tetapi juga membuka peluang pemasaran yang lebih besar. Bahkan, order langsung dari Jamkrindo menjadi nilai tambah yang signifikan bagi usaha Rupa Kardus.

‎“Usaha-usaha dari Jamkrindo menjadi poin positif bagi kami karena kami menerima pesanan langsung dari mereka. Ini sangat membantu dalam keberlanjutan usaha kami,” ujarnya.

‎Azwar berharap kemitraan ini dapat terus berlanjut dengan cakupan lebih luas. Ia menargetkan agar produk kreatif Rupa Kardus dapat menjangkau pasar lebih besar, termasuk segmen suvenir yang memiliki potensi tinggi.

‎“Harapan ke depan, kemitraan bisa lebih jauh lagi dan lebih luas. Biar produk-produk suvenir juga bisa kami layani secara maksimal,” katanya.

‎Dengan komitmen pembinaan berkelanjutan, penyaluran kredit yang terukur, dan pendampingan intensif, Jamkrindo Bengkulu terus memperkuat ekosistem UMKM sebagai pilar utama penggerak ekonomi daerah. Dukungan yang diberikan diharapkan mampu memperbesar peluang usaha lokal untuk tumbuh mandiri, berdaya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.