Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — Kegiatan Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu Tahun 2026 resmi ditutup di Gedung Sportatorium Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Sabtu (22/8/2026). Penutupan kompetisi bulu tangkis tingkat nasional tersebut menjadi momentum bagi Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Bengkulu untuk mengevaluasi penyelenggaraan sekaligus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Sirnas A pada 2027.

Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu, H. Suharto, S.E., M.B.A., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pengurus Pusat PBSI yang telah memberikan kepercayaan kepada Bengkulu sebagai tuan rumah Sirnas B 2026.
Menurut Suharto, pelaksanaan Sirnas B tidak akan terwujud tanpa dukungan berbagai pihak, mulai dari PBSI pusat, panitia, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga pihak swasta yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada perwakilan Pengurus Pusat PBSI, jajaran vendor dan pihak pendukung kegiatan, serta seluruh panitia yang telah bekerja sejak persiapan hingga rangkaian pertandingan berakhir.
“Alhamdulillah semuanya terwujud. Kegiatan Sirnas B dapat ditutup dalam keadaan aman dan nyaman. Tidak ada kendala berarti berkat dukungan seluruh jajaran pemerintah Provinsi Bengkulu maupun kabupaten dan kota,” ujar Suharto dalam sambutannya.
Suharto juga memberikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Daerah Bengkulu yang mendukung pengamanan selama kegiatan berlangsung. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat Sirnas B Bengkulu berlangsung selama sekitar satu pekan dan melibatkan atlet serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, khususnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Sirnas B di Bengkulu.
Suharto menilai penyelenggaraan turnamen nasional tersebut bukan hanya berkaitan dengan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat.
Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang. Bulu tangkis juga menjadi salah satu cabang olahraga yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.
“Olahraga bisa menyatukan seluruh masyarakat Indonesia. Bulu tangkis juga telah membawa nama Indonesia berkibar dengan Merah Putih,” katanya.
Ia berharap kepercayaan yang diberikan kepada Bengkulu dapat terus berlanjut. Setelah menjadi tuan rumah Sirnas B pada 2026, PBSI Bengkulu menargetkan agar pada 2027 Bengkulu kembali dipercaya menyelenggarakan ajang dengan tingkatan lebih tinggi, yakni Sirnas A.
Sementara itu, mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyampaikan apresiasi kepada PP PBSI yang telah memberikan kesempatan kepada Bengkulu menjadi tuan rumah Sirnas B 2026.
Herwan mengatakan, pemerintah provinsi merasa bangga karena kegiatan olahraga berskala nasional tersebut dapat diselenggarakan di Bengkulu. Kompetisi berlangsung sekitar tujuh hari, sejak 17 hingga 22 Agustus 2026.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan terima kasih kepada PP PBSI yang telah memberikan ruang dan kesempatan kepada Provinsi Bengkulu menjadi tuan rumah kegiatan Sirkuit Nasional B tahun 2026,” kata Herwan.
Ia menilai pelaksanaan Sirnas B 2026 secara umum berjalan baik dan lancar. Namun, penyelenggaraan tersebut tetap menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dan PBSI Bengkulu untuk melakukan berbagai perbaikan.
Herwan menyebut sejumlah aspek yang perlu diperhatikan, antara lain sarana dan prasarana, promosi, serta berbagai catatan teknis selama pelaksanaan pertandingan.
Evaluasi tersebut dinilai penting sebagai persiapan apabila Bengkulu kembali mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah Sirnas pada 2027.
“Harapan kita, Provinsi Bengkulu dapat kembali diberikan kesempatan menjadi tuan rumah untuk sirkuit yang lebih besar, yaitu Sirnas A,” ujar Herwan.
Dengan berakhirnya Sirnas B Bengkulu 2026, pemerintah daerah bersama PBSI Bengkulu diharapkan dapat segera menindaklanjuti berbagai hasil evaluasi. Keberhasilan penyelenggaraan ajang tersebut menjadi modal penting bagi Bengkulu untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan olahraga dan memperkuat posisi sebagai salah satu daerah tujuan kegiatan olahraga nasional.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan