Padang Lawas, Beritamerdekaonline.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padang Lawas (Palas) berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba yang diduga dikendalikan dari dalam Lapas Gunung Tua. Dalam operasi yang digelar pada Senin (10/3) malam di Desa Batang Bulu Lama, Kecamatan Barumun Selatan, petugas mengamankan empat orang tersangka yang terdiri dari dua pengguna dan dua pengedar sabu.
Kasat Narkoba Polres Palas, AKP SR Harahap SH, mengonfirmasi penangkapan ini. Ia menjelaskan bahwa dua tersangka pengguna, FD (29) asal Desa Banua Tonga dan RZ (19) dari Desa Hutarimbaru, diamankan bersama dua tersangka pengedar, DS (42) dan ZAP (23), yang berasal dari Desa Batang Bulu Lama.
Penggerebekan dan Barang Bukti
Operasi yang dipimpin oleh KBO Satresnarkoba, IPDA Eben Pakpahan, berhasil menyita sejumlah barang bukti narkotika. Di lokasi kejadian, petugas menemukan sabu seberat 1,28 gram, serta satu paket ganja seberat 1,52 gram yang dibalut dalam timah rokok.
“Kami juga mengamankan 10 bal plastik klip transparan kosong, satu unit timbangan digital, tiga sendok sabu dari pipet plastik, uang tunai Rp510.000, serta dua unit ponsel merek Oppo berwarna hitam dan biru,” ungkap Bripka Ginda K Pohan, Kasubsi Penmas Polres Palas.
Jaringan Lapas Gunung Tua Terlibat
Dalam pemeriksaan awal, tersangka DS mengungkap bahwa ia mendapatkan suplai narkoba dari seseorang berinisial MN, yang diduga mengendalikan peredaran barang haram tersebut dari dalam Lapas Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara.
“Seluruh tersangka dan barang bukti langsung kami bawa ke Mapolres Padang Lawas untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” jelas IPDA Eben Pakpahan.
Komitmen Polisi Berantas Narkoba
Kapolres Padang Lawas, AKBP Diari Astetika SIK, menegaskan pihaknya akan terus berupaya memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi guna menekan peredaran narkoba.
“Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam upaya pemberantasan narkoba agar lingkungan menjadi lebih aman dan sehat,” tutup Bripka Ginda K Pohan. (Bonardon)





Tinggalkan Balasan