DIY, BERITA MERDEKA Online – Keluarga besar Kabeh Sedulur Indonesia berduka. Salah seorang fungsionaris dan relawan pemenangan Prabowo-Gibran, Kabeh Sedulur Indonesia (KSI) meninggal dunia. Ngatimin alias Pak Amin, yakni Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kabeh Sedulur Indonesia Kabupaten Bantul, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Sarjito, Rabu (10/1/2024) sekira pukul 14.50 WIB. Hal itu diketahui dari putera almarhum, Bryan.
Ketua Umum Kabeh Sedulur Indonesia Indria Febriansyah, menyatakan duka cita mendalam atas kepergian kader organisasinya.
“Saya menyampaikan rasa berduka cita yang sedalam-dalamnya, atas kehilangan anggota terbaik yang telah bersama kita sejak tahun 2015. Pak Amin memberikan kontribusi besar dalam organisasi. Semangatnya tetap berkobar meski dalam situasi sulit,” kata Indria, Jumat (12/1/2024).
Bryan sebagai putera kandung almarhum merasa kehilangan sosok seorang ayah, yang menjadi panutan baginya.
“Saya melihat semangat luar biasa Bapak Amin, khususnya pada pertemuan Rakorda TKN TKD Prabowo tanggal 8 Januari 2024 lalu. Beliau bahkan masih memasang spanduk banner hingga tanggal 9 Januari. Semangat ini membuatnya mengesampingkan rasa lelah, tanpa memperhatikan kesehatannya,” kata Bryan.
Sekedar informasi, almarhum dimakamkan di Kalidadap, Wonosari, Yogyakarta, dan dihadiri berbagai tokoh, Kamis (11/1/2024).
Tampak ungkapan belasungkawa seperti karangan bunga dari anggota DPR RI, Gandung Pardiman. Karangan bunga dari berbagai pihak menjadi penghormatan terakhir untuk Pak Amin, menggambarkan rasa kehilangan dalam perjalanan panjang bersama Kabeh Sedulur Indonesia.
“Semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya,” pungkas Ketua Umum KSI.
Hadir pada acara pemakaman yakni, Surya Darma sebagai Ketua DPC Sleman, Untung Slamet Rahardjo sebagai Koordinator Lapangan KSI, Bherly Eka Nugraha sebagai Ketua DPC KSI Gunung Kidul, dan rombongan lainnya. (KSI)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan