DIY, BERITA MERDEKA Online – Sekedar informasi, hingga saat ini pihak Kepolisian Resort Kota Yogyakarta masih melakukan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap Fara Diansah (23), perempuan asal Dusun Jaban Tridadi Sleman yang ditemukan tewas di kamar kos kawasan Kotabaru Yogyakarta, Sabtu (24/2/2024) malam. FD ditemukan tewas di kos yang biasa dihuni oleh Henry (30) warga Bandung, karyawan sebuah kafe di Kotabaru.
“Kasus yang di Kota Baru belum terungkap, kalau ada perkembangan akan kami kabari,” kata Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Dwi Daryanto, Kamis (29/2/2024).
Sebelumnya, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma mengatakan korban tewas akibat luka yang parah di tubuh korban.
”Ditemukan sejumlah luka serta bercak darah di depan pintu dan dekat tangga,” ujar Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma, Senin (26/12/2024) lalu.
Menurutnya, ada 11 luka tusuk, luka sayat dan memar di tubuh korban. Di mana luka sayatan di leherlah yang menyebabkan korban meninggal dunia sebab luka tersebut mengakibatkan saluran pernafasan di leher putus.
”Luka yang mengakibatkan korban meninggal yaitu luka tusukkan dan sayatan di leher maupun dekat leher,” ungkapnya.
Pihaknya masih mendalami apakah ada tindakan pelecehan seksual dalam kasus tersebut termasuk hubungan antara penghuni kos dengan korban yang ditemukan tewas Sabtu (24/2/2024) malam.
Kini polisi masih mencari keberadaan Henry, penghuni kos yang sudah beberapa hari tidak nampak di tempat kerja dan kos-kosan tersebut.Pihaknya juga masih belum mengetahui jenis senjata tajam yang digunakan untuk menghabisi korban. Sebab, di lokasi kejadian tidak ditemukan barang bukti senjata tajam tersebut. Pihaknya hanya menemukan tas milik korban yang berisi identitas korban.
“Kita belum tahu (jenis senjatanya). Masih kita dalami,” ujar dia.
Dalam kasus ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya KTP milik korban, tas korban, sebuah pecahan Kaca Nako, sebuah jam tangan mik korban, sebuah celana dalam milik korban, sebuah celana jeans milik korban, sebuah anjing milik korban.
Sebelumnya, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma sebut pria berinisial H terduga kuat tersangka pembunuhan perempuan dengan inisial FD warga Sleman, di indekos Jalan Krasak, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
“Sementara semua kecurigaan mengarah yang bersangkutan (H) tetapi masih menunggu, mohon waktu dan doa,” ujar Aditya saat dihubungi, Rabu (28/2/2024).
Dia menambahkan sampai sekarang kepolisian masih memburu pria asal Bandung berinisial H.
“Hpnya mati, pokoya hp yang dipegang mati termasuk hp milik korban,” imbuhnya.
“Kemungkinan besar saling kenal, hubungan sejauh apa kita masih dalami,” kata dia.
Kombes Pol Aditya Surya Dharma mengungkap, terduga pelaku pembunuhan perempuan di Kotabaru, Kota Yogyakarta berinisial H sempat pulang ke Bandung bertemu dengan keluarga.
“Informasi yang kami terima yang bersangkutan (H) sempat bertemu dengan keluarganya di Bandung. Ketemu dengan ibunya,” ujar Aditya, Rabu (28/2/2024).
Ia mengungkapkan, H menggunakan sepeda motor berwarna hitam dengan pelat nomor AB saat pulang ke Bandung.
“Mengendarai motor warna hitam pelat AB kemungkinan motor korban yang diambil,” ucap dia. (TIM)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan