SRAGEN, Berita Merdeka Online – Di tengah padatnya pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, terselip suasana hangat yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Saat waktu istirahat tiba, Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin, S.I.P., terlihat duduk santai bersama prajurit dan warga, menikmati jeda pekerjaan dalam nuansa sederhana namun penuh keakraban, Minggu (3/5/2026).

Tanpa ada jarak maupun batas antara pimpinan, anggota, dan masyarakat, semua membaur dalam suasana kekeluargaan.

Di atas alas sederhana, mereka berbincang santai sambil melepas lelah setelah bekerja di lokasi sasaran TMMD.

Canda dan tawa ringan sesekali terdengar, menambah hangat suasana di tengah aktivitas pembangunan yang terus berjalan.

Bagi warga, kehadiran Dansatgas yang mau duduk bersama dan berbincang langsung menjadi pengalaman yang berkesan.

Sikap sederhana tersebut menghadirkan rasa dekat dan membuat masyarakat merasa lebih dihargai.

Tidak hanya memimpin pekerjaan di lapangan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari kebersamaan yang terjalin setiap hari.

Dalam kesempatan itu, Letkol Inf Dindin Rohidin juga mendengarkan berbagai cerita serta harapan dari warga terkait kondisi desa mereka.

Dengan santai, ia menanyakan kebutuhan masyarakat sekaligus memberi semangat agar semangat gotong royong terus terjaga hingga seluruh program selesai.

Menurutnya, kebersamaan seperti ini memiliki nilai penting karena menjadi ruang untuk saling mengenal, memahami, dan memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

Seluruh pekerjaan yang dilakukan dalam program TMMD, lanjutnya, bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Kebersamaan seperti ini sangat penting, karena dari sini kita bisa saling mengenal dan saling menguatkan. Apa yang kita kerjakan bersama ini sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Momen sederhana saat beristirahat tersebut menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan kepercayaan.

Dari Desa Puro, kebersamaan kecil di sela pekerjaan justru menjadi kekuatan besar yang mempererat hubungan antara TNI dan warga, menciptakan kenangan hangat yang akan terus melekat bahkan setelah program selesai.