SRAGEN, Berita Merdeka Online – Semangat gotong royong terus terlihat dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang.
Meski kondisi jalan masih licin dan becek setelah diguyur hujan, prajurit TNI bersama warga tetap melanjutkan pekerjaan pengurukan tanpa mengenal lelah, Minggu (3/5/2026).
Di tengah aktivitas tersebut, Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin, S.I.P., datang langsung ke lokasi untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memberi semangat kepada anggota Satgas dan masyarakat yang sedang bekerja.
Kehadirannya bukan hanya sebatas melakukan pengecekan lapangan. Letkol Dindin justru ikut terjun langsung membantu proses pengurukan.
Dengan cangkul di tangan, ia membaur bersama prajurit dan warga, mengaduk serta meratakan tanah yang masih basah agar pekerjaan dapat berjalan lebih cepat.
Tindakan tersebut menjadi perhatian warga sekitar. Sosok pemimpin yang ikut bekerja bersama anggotanya memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat.
Keteladanan seperti itu menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal memberi arahan, tetapi juga hadir langsung dan merasakan tantangan di lapangan bersama-sama.
Di sela kegiatan, Letkol Inf Dindin Rohidin mengingatkan seluruh personel dan warga agar tetap menjaga semangat, kekompakan, serta kerja sama yang baik selama proses pembangunan berlangsung.
Menurutnya, kondisi cuaca dan medan yang sulit memang menjadi tantangan tersendiri, namun hal itu tidak boleh mengurangi semangat pengabdian untuk masyarakat.
“Medan seperti ini memang cukup berat, apalagi setelah hujan tanah menjadi licin dan sulit diratakan. Tetapi dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, saya yakin semua pekerjaan bisa kita selesaikan dengan baik. Yang terpenting tetap semangat dan saling mendukung,” ujarnya.
Berkat kerja sama antara Satgas TMMD dan warga, tanah yang sebelumnya berlumpur perlahan mulai tertata rapi dan siap memasuki tahap berikutnya, yakni pengecoran jalan.
Momen ini menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh alat dan tenaga, tetapi juga oleh semangat kebersamaan dan keteladanan seorang pemimpin.
Dari Desa Puro, nilai gotong royong kembali hidup dan menjadi kekuatan utama dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat.




Tinggalkan Balasan