TAPAKTUAN, BMonline – Kelangkaan masker di Indonesia, menjadi isu yang hangat sejak awal tahun hingga Maret 2020 ini. Fenomena itu tak lepas dari wabah virus Corona yang rupanya juga telah menjangkit Warga Negara Indonesia (WNI).

Aceh Selatan khususnya Tapaktuan, meski belom ada informasi warga yang terjangkit penyakit Corona, namun masker sudah mulai langka. Bahkan beberapa apotik sudah kekosongan masker baik wilayah Tapaktuan maupun sekitarnya.

Menurut pantauan beritamerdekaonline.com, sejak Jumat 06 Merer 2020 masker di Tapaktuan sudah mulai terlihat kelangkaan masker. Dan harganya mencapai 10 kali lipat dari harga normal.

Bahkan, 1 apotek yang masih menjual masker namun itu stok nya sudah terbatas dan cuma tersisa 10 kotak dan mereka menjualnya khusus enceran tidak dijual per box.

“Kalau harga normal masker misalnya merek Sensi sekitar Rp 30.000 per box, sekarang harganya naik jadi Rp 300.000 per box,” kata Hendrik sebagai pekerja di salah satu apotik Tapaktuan, kepada beritamerdekaonline.com, Minggu (08/03/2020).

Lanjutnya, bahkan Ada yang mencari masker dari luar wilayah Tapaktunan khusus mencari masker ke Tapaktuan untuk dikirimkan masker tersebut kepada anak mereka yang mengikuti perkuliahan di Banda Aceh.

Salah satu instansi perbankan di Tapaktuan sudah mulai menggunakan masker.

“Itu semua untuk mengantisipasi dan itu arahan dari pimpinan kami telah menyuruh kepada semua karyawan untuk menggunakan masker supaya tidak terjadi yang tidak diinginkan,” kata Budiman, sebagai karyawan di bank tersebut. (Kausar).

Penulis : Kausar


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.