Beritamerdekaonline.com, Aceh Singkil – Setelah melalui berbagai proses panjang, desain motif baju batik khas Aceh Singkil resmi disahkan melalui Peraturan Bupati (Perbup). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam menambah khazanah kekayaan budaya dan jati diri Kabupaten Aceh Singkil. Pada Senin, 15 Juli 2024, Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Singkil mengadakan silaturahmi dan sosialisasi mengenai baju batik khas ini di ruang kerja Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Singkil.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Singkil, H. Azhar, S.Ag., M.A., menyampaikan dukungannya terhadap penggunaan baju batik khas Aceh Singkil sebagai seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seragam kegiatan daerah lainnya. “Pemakaian baju khas motif Aceh Singkil sebagai pakaian seragam adalah langkah penting dalam melestarikan kekayaan budaya kita,” ujarnya. Azhar menekankan bahwa batik ini telah menjadi bagian dari peraturan resmi dan harus dijaga sebagai ciri jati diri daerah.

Disahkannya motif batik khas Aceh Singkil melalui Peraturan Bupati menandakan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal. Peraturan ini tidak hanya menambah khazanah budaya tetapi juga memperkuat identitas daerah. Untuk informasi lebih lanjut tentang peraturan daerah terkait pelestarian budaya, Anda dapat mengunjungi situs Kementerian Dalam Negeri RI.

Silaturahmi dan sosialisasi yang dilakukan oleh Pengurus MAA Aceh Singkil bertujuan untuk memperkenalkan batik khas ini kepada masyarakat luas. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya mereka. Sosialisasi ini juga mencakup edukasi tentang cara perawatan dan penggunaan batik dalam berbagai kesempatan resmi.

Kepala Kemenag Aceh Singkil berharap bahwa penggunaan batik khas ini tidak hanya berhenti pada seragam ASN, tetapi juga meluas ke berbagai sektor masyarakat. “Semoga pakaian batik khas Aceh Singkil dapat terus kita jaga dan lestarikan sebagai kekayaan adat dan budaya Aceh Singkil ke depan,” tambah Azhar. Pelestarian ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya mereka.

Pelestarian budaya lokal seperti batik khas Aceh Singkil sangat penting untuk mempertahankan identitas dan warisan sejarah suatu daerah. Budaya yang dilestarikan dengan baik dapat menjadi aset berharga yang mendukung pariwisata dan ekonomi lokal. Untuk lebih memahami pentingnya pelestarian budaya, Anda bisa membaca artikel-artikel di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (Muhlis)