SEMARANG, Berita Merdeka Online – Liga sepakbola antar klub kota tahun 2023 di Jawa Tengah yang diinisiasi salah satu media yang berkantor pusat di Jakarta meninggalkan kesedihan mendalam bagi salah satu penyelenggara acara.
Diketahui media yang menjadi penggagas digelarnya even liga sepakbola ini berkantor pusat di Jakarta Selatan dan juga memiliki kantor cabang, seperti biro Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan.
ToBe Event Organizer, yang mengurusi acara tersebut, menghadapi masalah pembayaran yang belum terselesaikan hingga saat ini.
Mardiana Sri Hastuti, atau mbak Nana, pemilik ToBe Event Organizer, mengungkapkan bahwa meskipun pembayaran untuk tahap pembukaan di Kota Semarang sudah dilunasi, namun masih ada kekurangan untuk tahap kedua di Kabupaten Semarang.
“Untuk tagihan yang pembukaan di kota Semarang sudah clear, namun yang di Kabupaten Semarang masih kurang sekitar Rp 53.662.500,” kata Nana, sapaan akrab Mardiana Sri Hastuti, Rabu 27 Maret 2024.
Masalah ini terutama muncul dari biaya tambahan yang tidak sesuai dengan rencana anggaran belanja (RAB) asli, termasuk di dalamnya biaya closing sebesar Rp 35.350.000.
Nana pun kembali berupaya untuk bisa menghubungi pihak media melalui RB dan setelah adanya saling koordinasi, Nana diminta untuk membuat surat tagihan yang ditujukan ke Dirut media tersebut, namun sampai satu tahun ini belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Upaya mediasi pun telah dilakukan oleh Nana, namun tampaknya manajemen media tidak menunjukkan niat baik untuk menyelesaikan pembayaran yang tertunda.
Nana menekankan pentingnya komunikasi dan penyelesaian masalah ini mengingat sudah lebih dari satu tahun sejak acara tersebut berlangsung hingga saat ini. Bahkan korban sampai pinjam bank senilai Rp 60 juta untuk melaksanakan acara tersebut.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan