NAGAN RAYA, ACEH | Berita Merdeka Online — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya Provinsi Aceh Jonniadi menyorot pelaksanaan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Nagan Raya terkesan kurang persiapan dari pihak panitia pelaksana.

Kepada awak media Jum’at (25/11) Jonniadi menyebutkan hal ini terlihat dari kesiapan lokasi, publikasi, dan kehadiran masyarakat untuk menyaksikan qari-qariah terbaik dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an

“Dalam pantauan kami, kesiapan pelaksanaan pembukaan MTQ tingkat kabupaten terkesan asal terlaksana kegiatan saja dan persiapan dari panitia tidak maksimal untuk memeriahkan MTQ Kabupaten Nagan Raya,” kata Ketua DPRK Jonniadi.

Seharusnya, kata dia, lokasi, publikasi, dan kehadiran masyarakat diharapkan bisa maksimal supaya acara tersebut meriah dan berkesan bagi masyarakat. Apalagi pelaksanaan kegiatan MTQ Kabupaten Nagan Raya dengan anggaran yang lumayan besar, seharusnya bisa semeriah mungkin, apalagi ini agenda dua tahunan sekali, pungkasnya.

Ia menambahkan tak hanya itu, kehadiran masyarakat di lokasi acara juga tidak ramai dan terkesan seperti tidak tau informasi adanya pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten.

“Kalau memang kesiapan pelaksanaan belum maksimal seharusnya jangan dipaksakan untuk dilaksanakan, melainkan dipersiapkan dulu sematang mungkin karena ini kegiatan yang di tunggu-tunggu oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengaku kecewa dengan kondisi seperti ini, apalagi Jonniadi melihat pelaksanaan MTQ yang dilaksanakan ini lebih meriah di tingkat kecamatan dibandingkan di tingkat kabupaten.

Menurut Jonniadi, pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten harusnya dipersiapkan semaksimal mungkin dan lebih meriah dari pelaksaan MTQ tingkat kecamatan. “Saya juga berharap dalam pelaksanaannya selama berlangsung kegiatan ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya. (Almanudar)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.