Lhoksukon, BMon – Berita Merdeka Online – Kongres Komite Mualimmin Atjeh Sumatera Meurdehka Pertama di Aceh yang dihadiri ratusan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) seluruh dunia berkumpul di gedung Sekretariatan Partai Aceh di Geudong, Aceh utara.

Pertemuan lakukan secara tertutup dan peserta dilarang menggunakan handphone. Terlihat dilokasi semua peserta menyerahkan hendphone sebelum mengikuti pertemuan tersebut. Senin (5/4/2021)

Dalam pertemuan kongres, ratusan aparat gabungan tampak berjaga dengan senjata lengkap dan terlihat mobil watercenon stanby dilokasi.

“Kami meminta pemerintah pusat dapat menuntaskan visi damai antara GAM dan RI yang tertuang dalam butir-butir MoU Helsinki, jangan setengah hati untuk menjalankannya. agar perjanjian damai ini dapat terjaga dengan baik,” ucap ketua mualimmin Zulkarnen bin hamzah

Menurutnya, pertemuan ini bertujuan untuk memperbaiki kembali terkait perjuangan Gam untuk kepentingan rakyat aceh.

“Sejak perdamaian pada tahun 2005 silam dapat kita lihat bersama bahwa belum adanya upaya untuk menuntaskan poin-poin MoU Helsinki. Kami selaku pejuang GAM bertanggung jawab penuh kepada para syuhada Aceh, anak syuhada dan rakyat Aceh” ucapnya.

Ketua Mualimmin menjelaskan bahwa kongres ini dilakukan hari ini untuk mencari solusi-solusi perdamaian agar perjanjian damai itu dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.

“kita tetap berkomitmen menjaga perdamaian yang telah berjalan dan hari ini mengumpulkan secara resmi semua keluhan anggota kepada juru runding” tutupnya. (zulkifli)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.