Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bengkulu, Prof. Khairudin, menegaskan bahwa kemitraan antara masyarakat dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), khususnya Polda Bengkulu, bukan sekadar hubungan formal, melainkan bentuk sinergi yang saling membutuhkan dan saling menguatkan.

Pernyataan ini disampaikannya dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 yang diperingati sebagai momentum refleksi dan penguatan kerja sama antara institusi kepolisian dan elemen masyarakat sipil.
“Kami dari Nahdlatul Ulama merasa selama ini menjalin kerja sama yang sangat baik dengan Polda Bengkulu. Hubungan ini bukan hanya simbolik, tetapi betul-betul nyata dalam banyak kegiatan sosial, keagamaan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Prof. Khairudin, di ruang kerjanya, Sabtu (8/6/2025).
Lebih lanjut, Prof. Khairudin juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada seluruh jajaran Polda Bengkulu, terutama Kapolda dan seluruh personel, yang telah bekerja keras menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bengkulu.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolda dan seluruh jajaran. Masyarakat Bengkulu, terutama umat Nahdlatul Ulama, merasa senang dan nyaman dengan kehadiran Polda Bengkulu. Semoga di masa depan, POLRI, khususnya Polda Bengkulu, semakin eksis dan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.
Dalam pandangan Prof. Khairudin, tugas dan tanggung jawab POLRI semakin berat seiring dengan perkembangan zaman dan kompleksitas tantangan sosial. Oleh karena itu, ia berharap institusi kepolisian terus menjaga semangat profesionalisme dan pendekatan humanis dalam menjalankan tugasnya.
“Kita semua menginginkan agar POLRI tetap berdiri di tengah masyarakat, menjadi pelindung dan pengayom dalam segala situasi. Semoga POLRI semakin kuat, dipercaya, dan dicintai rakyat,” pungkasnya.
Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 ini menjadi momen penting untuk mempererat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Harapan yang disampaikan oleh Ketua PWNU Bengkulu mencerminkan keinginan kolektif akan kehadiran POLRI yang bukan hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga mampu merangkul seluruh elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan dan persatuan.
Sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) berkomitmen mendukung upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan dakwah yang sejuk dan mengedepankan nilai-nilai toleransi serta perdamaian.
Kerja sama lintas sektor antara NU dan POLRI di Bengkulu selama ini terbukti efektif dalam merespons berbagai persoalan sosial dan mendorong terciptanya kondisi wilayah yang kondusif. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun sinergi antara institusi negara dan organisasi masyarakat dalam menjaga kedaulatan dan ketentraman bangsa.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, POLRI diharapkan terus menjadi mitra strategis bagi masyarakat dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang aman, adil, dan sejahtera.




Tinggalkan Balasan