Lampung, Beritamerdekaonline.com  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu melaporkan kinerja positif sektor Lembaga Jasa Keuangan (LJK) sepanjang tahun berjalan, dengan tren pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), kredit, serta penguatan fundamental pada industri perbankan daerah.

Kepala OJK Provinsi Bengkulu Ayu Laksmi Syntia Dewi saat diwawancarai insan pers.


‎Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi, menyampaikan bahwa secara umum kinerja LJK yang berada di bawah pengawasan OJK Bengkulu menunjukkan perbaikan dan stabilitas yang kuat.

‎“Pertumbuhan DPK dan kredit di Provinsi Bengkulu menunjukkan tren positif. Kinerja industri jasa keuangan terus meningkat seiring pemulihan ekonomi daerah dan penguatan intermediasi perbankan,” ujar Ayu Laksmi Syntia Dewi, saat menyampaikan overview Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Bengkulu dalam rangka kegiatan Media Update, Jounalist Class dan Media Gathering bagi kawan di wilayah Sumatera Bagian Selatan, OJK Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Lampung, Provinsi Jambi dan Provinsi Bengkulu , di Ballroom Holiday Inn Bukit Randu, Kota Bandar Lampung, Lampung, Jumat (28/11/2025).

‎Pertumbuhan DPK dan Kredit Menguat

‎Berdasarkan data OJK, tren pertumbuhan DPK di Bengkulu tercatat meningkat dari tahun ke tahun. Pada akhir 2024, pertumbuhan DPK berada pada kisaran 8–10 persen secara tahunan (yoy), dan terus menunjukkan kenaikan hingga September 2025.

‎Sementara itu, pertumbuhan kredit juga memperlihatkan peningkatan dengan angka pertumbuhan yoy yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.

‎“Kredit produktif dan konsumtif sama-sama mengalami pertumbuhan yang sehat, menunjukkan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat,” jelas Ayu.

‎Loan to Deposit Ratio dan NPL Tetap Terkendali

‎Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) di Bengkulu berada pada tingkat yang stabil, mencerminkan fungsi intermediasi yang berjalan secara optimal. Di sisi lain, Non-Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah terus berada pada level aman dan terjaga.

‎“OJK memastikan kualitas kredit tetap dalam pengawasan ketat. NPL yang terjaga menunjukkan kemampuan debitur dalam memenuhi kewajibannya masih cukup baik,” tambah Ayu.

‎Kinerja Positif PT BPD Bengkulu

‎PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu—yang menjadi salah satu bank utama di wilayah tersebut—juga membukukan kinerja solid.

‎Data menunjukkan:

‎- Total aset meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir

‎- DPK tumbuh stabil dengan tren positif

‎- Kredit menunjukkan pertumbuhan dua digit pada beberapa periode

‎- Laba BPD Bengkulu mencatat peningkatan, meski sempat berfluktuasi akibat kondisi ekonomi nasional

‎Ayu menegaskan bahwa BPD Bengkulu memiliki peran strategis sebagai motor penguatan ekonomi daerah.

‎“Kinerja BPD Bengkulu menunjukkan konsistensi pertumbuhan. OJK mendorong bank daerah ini terus memperluas layanan dan meningkatkan efisiensi agar dapat memberikan dampak lebih besar bagi pembangunan ekonomi Bengkulu,” katanya.

‎Penguatan Ekosistem Keuangan di Bengkulu

‎OJK Bengkulu juga terus memperluas akses keuangan melalui penyebaran jaringan kantor LJK di berbagai kabupaten/kota. Persebaran jaringan yang cukup merata diharapkan dapat memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

‎“Kami berkomitmen memastikan seluruh masyarakat Bengkulu mendapat akses layanan keuangan yang adil, terjangkau, dan aman,” tutup Ayu Laksmi Syntia Dewi.