- Foto: Pengurus DPP Golkar, Hj Bunga Assegaf
Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Kepergian Guruh Soekarnoputra meninggalkan duka bagi Bunga. Ia mengenang Guruh sebagai sosok pendidik yang banyak memberikan pengetahuan tentang seni dan budaya kepada mahasiswa.
Bunga Assegaf mengaku terkejut saat mendengar kabar Guruh meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB. Ia merasa memiliki hutang budi karena pernah mendapatkan banyak ilmu dari putra Presiden Soekarno tersebut.
“Beliau itu pendidik dan sangat banyak sekali mengajarkan kami banyak hal, khususnya mengenai budaya. Jadi banyak sekali inspirasi buat para mahasiswa pada saat itu,” ujar Bunga di pemakaman Karet Bivak, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Bunga, peran Guruh sangat terasa ketika dirinya masih menjadi mahasiswa pada sekitar 2003. Saat itu, Guruh dinilai aktif memberikan wawasan kepada generasi muda mengenai seni dan budaya Nusantara.
“Ketika saya mendengar beliau jam 04.00 pagi meninggal, merinding. Saya bilang, ya Allah, saya punya hutang budi dengan beliau. Mau tidak mau saya harus meluangkan waktu untuk terakhir kalinya memberikan penghormatan,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Bunga menilai seni dan budaya tidak dapat dipisahkan dari identitas masyarakat Indonesia. Menurut dia, perkembangan teknologi digital tidak seharusnya membuat generasi muda melupakan akar budaya dan karya orisinal.

“Apapun itu, kita jangan lupa berasal dari Nusantara. Digital itu pasti ada originalnya. Walaupun musik sekarang bisa diolah dengan sistem digital, tetap karya original itu berasal dari para pendidik,” katanya.
Ia juga mengenang salah satu momen ketika Guruh hadir dalam kegiatan seni yang melibatkan mahasiswa. Menurut Bunga, banyak mahasiswa yang mendapat pengalaman dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mereka melalui kegiatan tersebut.
Bagi Bunga, kepergian Guruh bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia seni dan budaya.
Ia berharap generasi muda tetap mengenal dan melanjutkan nilai-nilai kebudayaan yang selama ini diperjuangkan para pendahulunya. (@ms)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan