SEMARANG | Berita Merdeka Online – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan investasi, pengembangan industri, dan penciptaan lapangan kerja.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Apindo Jawa Tengah masa bakti 2026–2031 yang digelar di Semarang, Rabu (3/6/2026).

Acara pelantikan dihadiri unsur pemerintah, pelaku usaha, serta perwakilan serikat pekerja.

Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan dunia usaha di Jawa Tengah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan bahwa tantangan ekonomi global yang dipengaruhi berbagai dinamika geopolitik menuntut seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi.

Menurutnya, dunia usaha tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan tenaga kerja yang produktif dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi.

Ia menilai Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai salah satu pusat investasi nasional.

Berbagai keunggulan yang dimiliki, mulai dari sumber daya manusia, infrastruktur, hingga kawasan industri yang terus bertumbuh, menjadi faktor penting dalam menarik investor.

“Kolaborasi antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah harus terus diperkuat agar pertumbuhan ekonomi dapat terjaga dan manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPP Apindo Jawa Tengah periode 2026–2031, Helmi Tas’an Wartono, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan fokus memperkuat peran Apindo sebagai jembatan komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi dunia usaha saat ini semakin kompleks.

Pelantikan pengurus DPP Apindo Jateng

Selain menghadapi persaingan pasar yang ketat, pelaku usaha juga harus beradaptasi dengan perubahan ekonomi global yang berlangsung cepat.

Karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang mampu menjaga keberlangsungan usaha sekaligus mendorong ekspansi investasi.

Helmi optimistis Jawa Tengah masih memiliki peluang besar untuk menjadi tujuan investasi unggulan.

Dukungan pemerintah daerah dalam menciptakan kemudahan berusaha serta kondisi daerah yang relatif aman dan kondusif menjadi modal penting bagi pertumbuhan sektor industri.

Sementara itu, Ketua Umum DPN Apindo, Shinta W. Kamdani, mengingatkan pengurus yang baru dilantik agar mampu menjalankan organisasi secara profesional dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Ia juga mendorong Apindo Jawa Tengah untuk aktif mengawal berbagai isu strategis yang berkaitan dengan dunia usaha dan ketenagakerjaan.

Selain memperkuat organisasi hingga tingkat daerah, Apindo juga diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan daya saing ekonomi serta menciptakan lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

Pelantikan tersebut menjadi awal bagi kepengurusan baru Apindo Jawa Tengah untuk menjalankan berbagai program kerja yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, penguatan investasi, dan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang. (liem)