Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Musyawarah Besar ke lima Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (Mubes V PMTI) menjadi momentum memperkuat peran diaspora Toraja dalam membangun kampung halaman. Forum yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (10/10/2026), juga mendorong kolaborasi sektor pertanian untuk meningkatkan perekonomian daerah.
Ketua Panitia Mubes V PMTI, Dr. Aris Tambing, mengatakan besarnya kepedulian masyarakat Toraja di perantauan merupakan modal penting untuk mendorong kemajuan daerah asal.
Menurutnya, PMTI hadir untuk menyatukan potensi diaspora dalam satu visi pembangunan.
“Ini indikator luar biasa bahwa orang Toraja dan diaspora punya kepedulian untuk kembali membangun daerahnya,” ujar Aris disela acara.
Ia menegaskan, semangat kebersamaan yang berakar pada adat, budaya, dan kekeluargaan harus menjadi kekuatan untuk mengembangkan Toraja, termasuk memperkuat sektor pariwisata agar semakin dikenal luas.
“PMTI hadir untuk mengikat dan menyatukan mereka dalam satu visi yang sama, khususnya memperkuat Toraja sebagai destinasi pariwisata unggulan,” jelasnya.
Selain pariwisata, Aris menyambut positif peluang kerja sama di sektor pertanian, khususnya pemanfaatan lahan tidak produktif di Toraja menjadi lahan pertanian yang menghasilkan.
Menurutnya, pengembangan komoditas unggulan seperti kopi berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus meningkatkan produktivitas daerah.
“Pada prinsipnya, semua peluang yang ada akan kita respons secara positif. Peluang itu tidak selalu datang dua kali,” tegas Aris.
Ia pun mengajak masyarakat Toraja untuk bersama-sama menangkap peluang kolaborasi tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di kampung halaman.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan peluang ini demi kemajuan ekonomi daerah,” tambahnya.
Aris juga mengungkapkan bahwa jejaring PMTI terus berkembang hingga ke luar negeri. Komunikasi dan kepengurusan organisasi telah menjangkau sejumlah negara, termasuk Australia, Inggris, dan Prancis.
Menurutnya, keberadaan diaspora di berbagai negara menjadi potensi besar yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas kerja sama, memperkuat jaringan, serta mendukung pembangunan Toraja.

“Kami melihat antusiasme warga Toraja di luar negeri sangat luar biasa. Mereka tetap aktif dan sukses di perantauan, tetapi tidak melupakan akar budaya dan kampung halamannya,” ungkap Aris.
Ia berharap Mubes V PMTI menghasilkan langkah nyata untuk menyatukan kekuatan masyarakat Toraja, baik di dalam maupun luar negeri, demi mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Kebersamaan menjadi kekuatan untuk membawa Toraja semakin maju melalui kolaborasi, kepedulian, dan kontribusi nyata diaspora,” pungkasnya. (@ms)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan