Berita Merdeka Online, Takengon – Nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Takengon yang beralamat Jalan Yos Sudarso Blang Kolak Dua, Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah sangat kecewa, dengan pelayanan yang kurang maksimal, sehingga terjadi rebut-rebutan nomor antrian dan tanpa mengikuti protokol kesehatan, Selasa (30/11/2021)

Kekecewaan itu di akibatkan karna pelayanannya kurang profesional. kantor belum di buka nomor antrian sudah habis, seharusnya pihak manajemen BSI Cabang Takengon sudah mempersiapkan antisipasi lonjakan kehadiran para konsumen, nomor antri yang disediakan hanya mencapai 40, sementara yang hadir pada saat itu labih hingga mencapai ratusan orang.

Selain tampak berebutan nomor antrian antar konsumen pria maupun wanita ada juga yang sudah lanjut usia, juga tampak banyak yang tidak menggunakan masker, sehingga terlihat jelas tidak adanya lagi yang mengikuti Prokes, bahkan satpam yang terlihat berada dilokasi tidak bisa mengatasi terjadinya insiden rebutan tiket nomor antrian tersebut.

Seorang warga yang datang dari kecamatan Rusip yang berinisial K sangat kecewa dengan pelayanan BSI yang ada di Takengon, saya dari Rusip waktu saat ke BSI cabang di kota angkup kecamatan silihnara pun karcis nomor antrian habis.

Makanya saya langsung ke kota Takengon ke kantor BSI Cabang yang berada di blangkolak 2 itu,” yang menjadi heran menurut K kenapa bisa BSI bantu di angkup belum buka kantor tiketnya sudah habis dan begitu juga saya ke BSI payailang dan BSI pasar inpres juga sudah habis,” ujarnya.

Dan ada lagi seorang Aparatur kampung yang berada di kabupaten Aceh Tengah pun ikut merasa kecewa karena dia pun mau mengurus Nomor Rekening baru BSI untuk menerima bantuan BPJS dari pemerintah pusat juga tidak kebagian nomor antrian, sedangkan waktu untuk penerimaan bantuanya di batasin beberapa hari kedepan, dia pun merasa sangat kesal.

“saya udah jauh-jauh datang kemari, bahkan pagi-pagi sekali saya sudah datang tetapi tetap juga enggak kebagian nomor antrian belum lagi proses pengurusan yang agak lama, sehingga saya perlu banyak membuang waktu hanya untuk proses perpindahan nomor rekening Bank BRI Syariah ke BSI yang baru,” kata aparat kampung yang sangat kecewa.

Kekecewaan itu pun juga dialami oleh seorang kakek yang menunggu tiket antrian dari pukul 07: 00 Wib di BlangKolak 2, setelah menunggu lama akhirnya tidak kebagian juga, karna ternyata setelah melihat banyak yang rebutan,” mana mungkin seorang kakek seperti saya harus ikut rebutan ambil tiket antrian,” jelas seorang kakek yang merasa sedih, yang niatnya membuka rekening untuk mengurus bantuan.

Harapan dari masyarakat kabupaten Aceh tengah yang menjadi konsumen BSI Cabang Takengon,” untuk dapat meningkatkan lagi kenerja dan pelayanan, jangan amburadul seperti saat ini, kalau memang ada nya pertukaran anatara Bank Syariah ke bank BSI seharusnya pihak manajemen sudah lebih matang untuk mempersiapkannya,” pungkas salah satu konsumen.

Sementara pihak media mengkonfirmasi pihak Pimpinan Cabang BSI Takengon Moch Arif Rahman, Via Chat dan Telepon Whatsapp hingga tiga kali tidak mendapatkan jawaban dan respon oleh Kepala Cabang BSI Takengon hingga saat berita ini diturunkan. (man)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.