SEMARANG, Berita Merdeka Online — Pemerintah Kota Semarang memperoleh penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dari Kementerian Kesehatan RI atas pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pekerja di puluhan perusahaan, Selasa (10/2) yang diserahkan di Aula Gedung Penunjang RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja cepat lintas perangkat daerah bersama fasilitas kesehatan.

Menurut Agustina, keberhasilan itu tidak lepas dari kolaborasi Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, serta RS Kariadi yang mampu menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di lebih dari 50 perusahaan dalam waktu lima hari.

“Ini surprise, kerja cepat dari dinas bersama RS Kariadi. Di-challenge bisa atau tidak puluhan perusahaan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dalam lima hari, dan ternyata bisa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan atas dukungan program pemeriksaan kesehatan gratis yang masif hingga tingkat puskesmas, sebagai upaya menjaga kondisi kesehatan masyarakat.

Agustina menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan tindak lanjut pengobatan bagi warga yang terdeteksi memiliki penyakit.

“Pesannya jelas, pemeriksaan harus rutin dan kalau ditemukan sakit harus segera diobati,” katanya.

Ke depan, Pemkot Semarang akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan tenaga kesehatan untuk memperkuat program pemeriksaan serta tindak lanjut layanan kesehatan bagi masyarakat.Agustina Wilujeng Pramestuti

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, menyatakan program cek kesehatan gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto bertujuan memastikan masyarakat tetap sehat melalui pemeriksaan rutin.

Selain pemeriksaan, pemerintah juga menyiapkan pengobatan gratis bagi warga yang terdeteksi memiliki gangguan kesehatan.

“Kita menginginkan masyarakat cek kesehatan setiap tahun sekali, bukan sekali seumur hidup. Ini seperti ulang tahun, setiap tahun harus dilakukan,” tegasnya.

Ia menambahkan, layanan pemeriksaan kini tidak hanya di rumah sakit atau puskesmas, tetapi juga menjangkau sekolah dan perusahaan.

Menurutnya, persoalan kesehatan terbesar di Indonesia meliputi obesitas, infeksi gigi, dan hipertensi, sementara penyakit paling mematikan adalah stroke dan jantung.

“Masyarakat harus rutin memeriksa tekanan darah, gula darah, dan lemak darah,” katanya.

Direktur Utama RS Kariadi Agus Akhmadi, menjelaskan pemeriksaan kesehatan gratis digelar dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026. Sebanyak 1.210 pekerja mengikuti pemeriksaan selama 26–31 Januari 2026.

Jenis pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, tinggi dan berat badan, gula darah, asam urat, serta kolesterol. Hasilnya, 22 persen pekerja memiliki kolesterol tinggi, 36 persen mengalami tekanan darah tinggi, dan 34 persen tergolong overweight.

“Sekitar 3 persen pekerja memerlukan pemeriksaan lanjutan, sementara sebagian besar dinyatakan sehat dan layak bekerja,” tandasnya.(day)