Proses pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu menggunakan alat berat, diharapkan selesai dalam satu bulan untuk mengembalikan aktivitas kapal ke kondisi normal.

Beritamerdekaonline.com, Bengkulu – Upaya normalisasi alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu resmi dimulai dengan pengerukan darurat yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan Forkopimda Provinsi Bengkulu. Langkah ini diharapkan mampu memulihkan arus lalu lintas kapal dalam waktu dekat.

Sebagai tanda dimulainya pengerukan, prosesi titik nol digelar pada Kamis (3/4) dengan melibatkan rekanan Pelindo Bengkulu. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memastikan bahwa jika tidak ada kendala berarti, aktivitas kapal di pelabuhan akan kembali normal dalam sepekan ke depan.

“Kami optimistis pengerukan ini berjalan sesuai rencana. Yang utama adalah memastikan alur kembali terbuka agar kapal yang saat ini tertahan, baik di dalam maupun di luar kolam pelabuhan, bisa segera beroperasi normal,” ujar Herwan.

General Manager (GM) Pelindo Regional 2 Bengkulu, S. Joko, menjelaskan bahwa pengerukan saat ini dilakukan dengan satu unit alat berat dan akan ditambah secara bertahap untuk mempercepat proses.

“Dalam sepekan pertama kami menggunakan alat berat, lalu akan dilanjutkan dengan mesin penyedot pasir. Berdasarkan koordinasi dengan pihak pelaksana, pengerukan alur ini ditargetkan selesai dalam satu bulan ke depan. Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemprov Bengkulu, khususnya Bapak Gubernur, serta Forkopimda Provinsi Bengkulu,” ungkapnya.

Pengerukan ini menjadi solusi atas pendangkalan alur pelabuhan yang sempat menghambat aktivitas bongkar muat kapal. Dengan peralatan tambahan dan kerja sama lintas sektor, proyek ini diharapkan bisa selesai lebih cepat dari target.

Sebelum pengerukan dimulai, rapat koordinasi digelar guna memastikan proyek berjalan sesuai prosedur. Rapat tersebut diakhiri dengan penandatanganan berita acara sebagai dasar pelaksanaan proyek.

Pelindo Bengkulu bersama tim teknis juga melakukan pemantauan langsung di lokasi untuk memastikan pengerukan berjalan efektif. Dengan dukungan cuaca yang baik, tim optimistis alur pelabuhan segera kembali normal.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan efisiensi sektor pelabuhan di Bengkulu. Keberhasilan pengerukan diharapkan dapat mempercepat distribusi logistik dan meningkatkan perekonomian daerah. (Red)