Aceh Singkil, Berita Merdeka Online – 20 April 2024 – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Drs. Azmi, M.AP menjadi pemateri pada kegiatan pelatihan penguatan kapasitas Kepala Kampung Aceh Singkil angkatan Tahun 2024 dengan tema “Aceh Singkil Hebat, Desa Bermartabat Masyarakat Sejahtera”. Kegiatan ini, yang merupakan Bagian dari Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap 47 Keuchik terpilih pada akhir Tahun 2023, digelar di Aula Pemuda Desa Pulau Balai Kecamatan Pulau Banyak.

Inisiasi kegiatan Bimtek ini dilakukan oleh Syafaruddin Tanjung dkk, bekerja sama dengan Lembaga Studi dan Kajian Darma Andalas serta Dinas PMK Kabupaten Aceh Singkil. Dalam materi yang disampaikan, Drs. Azmi, M.AP menekankan pentingnya memegang tujuh kriteria kepemimpinan saat memimpin, yaitu: Jujur, Amanah, Inovatif, Kreatif, Pemberi Solusi, Sabar, dan Tekun serta Kerja Keras.

“Tujuh kriteria menjadi pemimpin ini, bila terdapat pada setiap orang, maka tidak akan ada persoalan yang ditemukan saat memimpin di desa,” ungkap Pj Bupati. Drs. Azmi, M.AP juga menyoroti pentingnya keseriusan para Keuchik dalam mengikuti seluruh rangkaian acara pelatihan, karena kehadiran dan partisipasi mereka sangat krusial untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Lebih lanjut, Pj Bupati menegaskan pentingnya pemahaman terhadap tugas dan fungsi seorang Keuchik. “Ingatlah, tugas Keuchik setelah dilantik dan disumpah adalah menyelenggarakan Pemerintah Desa, melaksanakan pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat Desa, dan itu harus bisa dilaksanakan dengan baik,” tambahnya.

Diketahui, para Keuchik ini akan mengikuti pelatihan selama empat hari, mulai dari 17 hingga 20 April. Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas PMK dan Wakapolres Aceh Singkil. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal dan pemahaman yang cukup kepada para kepala kampung agar mampu mengemban tugasnya dengan baik dan mampu memajukan desa-desa di Aceh Singkil.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membangun desa yang bermartabat dan masyarakat yang sejahtera. Dengan adanya peningkatan kapasitas dan kualitas kepemimpinan di tingkat desa, diharapkan pembangunan di Aceh Singkil dapat berjalan lebih efektif dan merata, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat desa secara keseluruhan. (Gunawan)