Aceh Tengah (NAD) Beritamerdekaonline.com — Perusahaan Galian C akan bertanggung jawab terkait bencana longsor yang menimpa empat rumah di Kampung Uning, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah yang terjadi pada 8 November 2022.
Tanah longsor tersebut diduga berasal dari lokasi galian C, tepat berada sekitar 30 meter dari dibelakang pemukiman warga yang menjadi korban.
“Kami dari perusahaan galian C bertanggung jawab soal longsor itu, sejauh ini sudah memberikan bantuan masa panik berupa uang. Kebutuhan korban kami tanggulangi,” kata pemilik galian C, Abndi kepada wartawan, Jumat (18/11/2022)
Sambung Andi, selain batuan masa panik berupa uang tunai Rp3 juta per Kepala Keluarga (KK), pihaknya juga memberikan rumah sewa bagi korban yang rusak parah.
“Kemarin kita juga memberikan modal usaha kepada korban Rp 5 juta. Tujuannya, agar dapat membuka usahanya kembali seperti jual beli gelong kopi,” ucapnya.
Ia menambahkan, terhadap satu unit mobil milik warga yang tertimbun longsor, pihaknya sudah membawanya ke bengkel untuk perbaikan.
“Intinya kami tetap bertanggung jawab, tidak lepas tangan. Sementara, soal galian C, kami sudah mengantongi izin beroperasi, segala ketentuannya sudah terpenuhi,” ucap Andi.
Selain itu, Andi menjelaskan, saat bencana longsor terjadi, pihaknya tidak beroperasi karena mengingat sangat cuaca sangat ekstrem.
“Bahkan usai bencana itu, kami menurunkan alat berat untuk membersihkan tanah yang menimpa rumah warga,” Imbuhnya.
Sementara itu, salah satu korban longsor, Mutiara mengucapkan terima kasih atas tanggung jawab pihak perusahaan galian C.
“Alhamdulillah, mereka bertanggung jawab, sementara kami saat ini tinggal di rumah sewa bantuan dari perusahaan. Begitu juga, bantuan masa panik dan modal usaha serta barang rusak atau yang hilang ditanggung oleh mereka,” Tutupnya. (Tim)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan