Berita Merdeka Online, Redelong – Penyelenggaraan Event Pacu Kuda Ala Tradisional Gayo, sebuah tradisi masyarakat dan telah membudaya secara turun temurun. Tentu berdampak kepada di semua sektor atau Multy Player Efek, jelas Plt Bupati Bener Meriah Dailami, saat dikonfirmasi wartawan Sabtu, (18/12/2021),

Usai, pelaksanaan upacara HUT Ke 17, Kabupaten Bener Meriah dilapangan setdakab, Dailami dan rombongan berkunjung ke lapangan Sengeda, meinjau persiapan penyelenggaraan Latihan Bersama ( Latber) pacu kuda, yang akan diselenggarakan, senin (20/12) mendatang.

Dijelaskannya, event latber pacuan kuda yang dirangkai dengan pelaksanaan Gebyar Vaksin yang sengaja kita sediakan bagi masyarakat pengunjung baik dari luar maupun dari dalam daerah.

Hal itu kita lakukan, demi menjaga penularan Covid sekaligus envent Latber pacu kuda agar dapat terlaksana dengan baik, katanya.

Terkait, pelaksanaan vaksin sendiri, didaerah kita, untuk mewujudkan Herd Immunity kita harus mencapai 70 persen orang yang di vaksin, ” Kita berharap masyarakat kita yang belum divaksin agar segera melaksanakannya, karena itu untuk kesehatan kita bersama” Kata Dailami.

Sedangkan untuk pelaksanaan Latber berkuda, sendiri akan dilaksanakan dari tanggal 20 s/d 27, terang Dailami, sembari mengatakan khusus hari Jum’at tidak diadakan kigiatan
Pacu kuda, tegasnya.

Plt, Bupati Bener Meriah itu, berharap kepada para petugas, pemilik kuda, pedagang baik yang jualan kelontong, bakso , minuman, makanan serta para pedagang jualan baju dan sebagainya, wajib memakai masker dan divaksin begitu juga para pengunjung dimana ditempat tempat tertentu telah disediakan gerai- gerai vaksin oleh petugas, baik dari dinkes, Polisi dan TNI, ucapnya.

Sementara itu, pantauan wartawan dilapangan Sengeda, telah berdatangan para pemilik kuda pacu, dari tiga daerah bersaudara, para pedagang yang akan berjualan di bawah kaki Burni Telong itu, (Man)